WR III UNAIM Yapis Wamena Mahasiswa Papua Pegunungan Siap Bersaing di Tingkat Nasional dan Internasional

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, Garudapost.id – Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan Ahmad Rizali Pawane menegaskan komitmen Universitas Amal Ilmiah Yapis Wamena dalam meningkatkan mutu pendidikan dan kualitas mahasiswa melalui pengembangan akademik maupun nonakademik.

Hal tersebut disampaikan Ahmad Rizali Pawane saat diwawancarai media di Wamena, Kamis (14/05/2026).

Ahmad Rizali mengatakan, UNAIM Yapis Wamena saat ini lebih memprioritaskan kualitas dibanding kuantitas dalam proses penerimaan mahasiswa baru. Menurutnya, kampus ingin melahirkan mahasiswa yang memiliki kemampuan, minat, dan bakat untuk mampu bersaing di tingkat daerah hingga nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dalam penerimaan mahasiswa baru, kami tidak mengejar jumlah semata, tetapi lebih kepada kualitas mahasiswa yang diterima agar mampu mengembangkan potensi akademik maupun nonakademik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, UNAIM juga membuka kesempatan bagi masyarakat yang sudah bekerja, pernah kuliah namun belum menyelesaikan pendidikan, maupun mereka yang memiliki pengalaman kerja melalui program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL). Program tersebut memungkinkan pengalaman kerja dikonversi menjadi mata kuliah setelah melalui proses verifikasi kampus.

Selain fokus pada penerimaan mahasiswa baru, pihak kampus juga memprioritaskan pengembangan kemahasiswaan, khususnya dalam meningkatkan daya saing mahasiswa di berbagai ajang tingkat nasional.

Menurut Ahmad Rizali, mahasiswa Papua Pegunungan memiliki kemampuan yang tidak kalah dengan daerah lain di Indonesia. Namun, keterbatasan akses sering menjadi tantangan utama.

“Kami yakin mahasiswa Papua Pegunungan memiliki kualitas dan kemampuan untuk bersaing. Yang perlu diperbesar adalah ruang dan akses kompetisi bagi mereka,” katanya.

Ia menyebut, beberapa program kemahasiswaan kini dipetakan secara serius agar mahasiswa UNAIM dapat mengikuti berbagai kegiatan nasional yang diselenggarakan perguruan tinggi maupun kementerian.

Dalam beberapa bulan terakhir, UNAIM Yapis Wamena berhasil meloloskan satu mahasiswa pada seleksi tingkat wilayah dan akan melanjutkan ke tingkat nasional pada bulan depan.

Selain itu, satu proposal pengabdian kepada masyarakat yang diajukan mahasiswa UNAIM juga dinyatakan lolos dan akan memperoleh pendanaan dari kementerian. Dari empat proposal yang dikirim, satu proposal berhasil menembus seleksi nasional.

Menurut Ahmad Rizali, capaian tersebut menjadi bukti bahwa mahasiswa UNAIM mampu bersaing di tingkat nasional.

“Kami terus berupaya memberikan ruang kepada mahasiswa agar mampu menunjukkan kualitasnya di tingkat nasional,” ujarnya.

Ahmad Rizali mengungkapkan, tahun 2026 menjadi fokus peningkatan mutu dan kualitas mahasiswa, sedangkan pada 2027 UNAIM menargetkan mahasiswa mampu bersaing di tingkat internasional.

Ia mencontohkan, pada tahun 2024 sekitar 60 hingga 80 mahasiswa UNAIM telah mengikuti kegiatan di Singapura, Malaysia, dan Thailand.

“Hal itu membuktikan bahwa mahasiswa UNAIM mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional tetapi juga internasional,” katanya.

Dalam pengembangan potensi mahasiswa, UNAIM juga membuka ruang yang lebih luas melalui Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) serta berbagai kegiatan kampus.

Salah satu agenda rutin kampus adalah UNAIM Cup yang melibatkan mahasiswa dan masyarakat umum di Provinsi Papua Pegunungan, baik dalam bidang akademik maupun nonakademik.

“Kami ingin kampus ini menjadi ruang pengembangan potensi generasi muda Papua Pegunungan,” ujar Ahmad Rizali.

Di akhir keterangannya, Ahmad Rizali berharap seluruh mahasiswa dan alumni UNAIM Yapis Wamena dapat menjadi pribadi yang bermanfaat bagi bangsa, negara, dan masyarakat Papua.

“Kami memiliki misi besar untuk menghadirkan pendidikan yang lebih baik di Papua Pegunungan. Siapa pun yang belajar di UNAIM harus menjadi pribadi yang berguna, bukan hanya bagi dirinya sendiri, tetapi juga bagi masyarakat Papua dan Indonesia secara umum,” tutupnya.[*]

Facebook Comments Box

Berita Terkait

BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM
Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan
Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya
Kecelakaan Maut di Purwasari Karawang, Tiga Pelajar Tewas Tabrak Tronton
PMKRI Jayawijaya Salurkan Bantuan dan Soroti Kekurangan Fasilitas Panti Asuhan
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49

BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Selasa, 13 Oktober 2026 - 13:26

60% Sekolah Dikunjungi Bermasalah Administrasi, Kadisdis Tanah Datar Ungkap Kendala Dana BOSP

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:31

Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja

Berita Terbaru