12 Himpunan Wisata Wamena Siap Gelar Festival Budaya di Pasir Putih, Ajak Masyarakat Dukung dan Ramaikan 

Kamis, 16 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, Garudapost.id–  12 Himpunan Wisata Pelestarian Alam dan Kampung Budaya Wamena menggelar rapat koordinasi persiapan Festival Budaya yang akan dilaksanakan pada 6 Agustus 2026 di kawasan Wisata Pasir Putih, Distrik Pisugi, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.

Pertemuan yang berlangsung pada Kamis (16/7/2026) itu dihadiri perwakilan dari seluruh himpunan wisata guna memantapkan kesiapan pelaksanaan festival.

Ketua Panitia Festival Budaya, Desi Mabel, mengatakan kegiatan tersebut membutuhkan dukungan dan partisipasi dari pemerintah, aparat keamanan, mitra, serta masyarakat agar seluruh rangkaian acara dapat berjalan dengan aman dan sukses.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami tidak bisa berjalan sendiri. Kami berharap dukungan dari pemerintah, aparat keamanan, para mitra, dan seluruh masyarakat agar Festival Budaya pada 6 Agustus 2026 dapat terlaksana dengan baik,” ujarnya.

Menurut Desi, festival yang digelar di kawasan Wisata Pasir Putih merupakan bentuk komitmen 12 Himpunan Wisata Pelestarian Alam dan Kampung Budaya Wamena dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mendukung penyelenggaraan Festival Budaya Lembah Baliem.

Ia menegaskan bahwa keberadaan komunitas wisata tersebut bukan sekadar muncul saat ada kegiatan, tetapi terus berupaya mengembangkan potensi wisata budaya dan alam yang dimiliki masyarakat Jayawijaya.

Sementara itu, Sekretaris 12 Himpunan Wisata Pelestarian Alam dan Kampung Budaya Wamena, Paulus Himan, menjelaskan bahwa rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya yang digelar pada 9 Juli 2026.

Menurutnya, seluruh anggota telah bersepakat untuk menyelenggarakan Festival Budaya di Wisata Pasir Putih pada 6 Agustus 2026, sekaligus mempersiapkan pelayanan terbaik bagi para wisatawan yang akan berkunjung.

“Kami siap menyambut pengunjung dan menampilkan budaya asli masyarakat Wamena melalui berbagai atraksi budaya yang telah dipersiapkan,” katanya.

Paulus menjelaskan, selama festival berlangsung akan ditampilkan berbagai atraksi budaya, di antaranya bakar batu, perang-perangan tradisional, permainan rakyat, pertunjukan seni budaya, serta pameran UMKM dan kerajinan khas Papua. Seluruh peserta juga akan mengenakan atribut dan busana adat sebagai bentuk pelestarian budaya.

Panitia menetapkan harga tiket masuk sebagai berikut:

1.Wisatawan mancanegara: Rp100.000 per orang.

2.Wisatawan domestik: Rp50.000 per orang

3. Kendaraan roda empat: Rp20.000.

4.Kendaraan roda dua: Rp10.000.

Festival dijadwalkan berlangsung mulai pukul 12:00 hingga 15.00 WIT dan diharapkan menjadi salah satu destinasi wisata budaya yang dapat dikunjungi masyarakat selain Festival Budaya Lembah Baliem.

Paulus menambahkan bahwa kegiatan tersebut diselenggarakan secara swadaya tanpa dukungan sponsor besar. Seluruh persiapan dilakukan berdasarkan semangat kebersamaan para pelaku wisata yang mengusung motto, “Dari kita, untuk kita; kami punya tempat, kami sendiri yang membangun.”

Selain menjadi ajang pelestarian budaya, festival ini juga diharapkan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya mama-mama Papua yang akan menjual hasil pertanian, perkebunan, perikanan, makanan tradisional, kerajinan tangan, dan berbagai produk UMKM dengan harga terjangkau.

“Kami mengajak seluruh masyarakat Wamena dan para wisatawan untuk datang dan meramaikan Festival Budaya di Wisata Pasar Putih. Kehadiran masyarakat merupakan bentuk dukungan nyata terhadap pelestarian budaya dan pengembangan pariwisata lokal,” ujar Paulus.

Melalui festival tersebut, 12 Himpunan Wisata Pelestarian Alam dan Kampung Budaya Wamena juga menegaskan komitmennya sebagai mitra pemerintah dalam memajukan sektor pariwisata dan melestarikan kekayaan budaya masyarakat Papua Pegunungan.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua KNPI Lanny Jaya Dukung Perda Masyarakat Adat, Dorong Proses Dipercepat
Embun Pegunungan Papua dan Foker LSM Papua identifikasi Sembilan Wilayah Adat Lanny Jaya
BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM
Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan
Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target
Wisuda 20030 Mahasiswa, Rektor UNAIM Yapis Wamena Dorong Lulusan Ciptakan Lapangan Kerja
UNAIM Yapis Wamena Wisuda 20030 Lulusan, Dorong SDM Papua Pegunungan Berakar pada Budaya
PMKRI Jayawijaya Salurkan Bantuan dan Soroti Kekurangan Fasilitas Panti Asuhan
Berita ini 35 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:22

Ketua KNPI Lanny Jaya Dukung Perda Masyarakat Adat, Dorong Proses Dipercepat

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 00:11

Embun Pegunungan Papua dan Foker LSM Papua identifikasi Sembilan Wilayah Adat Lanny Jaya

Rabu, 14 Oktober 2026 - 21:49

BP3OKP PAPUA PRODUKTIF DAN DINAS KOPERASI-UKM PROVINSI PAPUA PEGUNUNGAN SINKRONKAN PROGRAM STRATEGIS UNTUK PERKUAT EKONOMI DAN TEKAN KEMISKINAN EKSTREM

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:43

Darurat Asap dan Kesehatan, Aktivis Desak Pemprov Papua Pegunungan Bentuk Satgas Kebakaran Hutan

Rabu, 14 Oktober 2026 - 09:22

Cakupan Imunisasi Campak di Manokwari Capai 98,6 Persen, 80 Wilayah Belum Penuhi Target

Berita Terbaru