Mahasiswa Yalimo di Manokwari Perkuat Kapasitas Organisasi Lewat Seminar Dasar Persidangan

Selasa, 28 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, Garudapost.id – Mahasiswa asal Kabupaten Yalimo di Kota Studi Manokwari, Provinsi Papua Barat, terus memperkuat kapasitas organisasi melalui seminar dasar-dasar persidangan yang digelar di Asrama Mahasiswa Yalimo, Amban Manokwari, pada Selasa (28/04/2026) pukul 07.30 WIT.

Kegiatan ini menghadirkan Darman Pahabol, S.Hut sebagai pemateri, dengan penanggung jawab kegiatan Imanuel Beni Itlay dari Badan Pengurus Korwil. Seminar ini turut didukung oleh Biro Keilmuan dan Penalaran yang dikoordinir oleh Sadrak Farihon, serta diikuti puluhan peserta dari Ikatan Mahasiswa Yalimo (IMYAL).

Seminar tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman mahasiswa terkait mekanisme persidangan sebagai fondasi penting dalam menjalankan organisasi secara tertib dan demokratis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam pemaparannya, Darman Pahabol menjelaskan berbagai materi dasar persidangan, mulai dari tata cara pelaksanaan sidang, aturan forum, hingga mekanisme pengambilan keputusan dalam organisasi mahasiswa. Ia menegaskan bahwa pemahaman terhadap sistem persidangan menjadi aspek krusial bagi mahasiswa yang aktif berorganisasi.

Pemahaman persidangan yang baik akan menentukan kualitas jalannya forum serta keputusan yang dihasilkan,” ujarnya.

Kegiatan berlangsung dinamis dan interaktif. Para peserta aktif terlibat dalam sesi diskusi dan tanya jawab, mengangkat berbagai persoalan yang kerap muncul dalam forum organisasi, seperti mekanisme interupsi, tata tertib sidang, hingga proses penyusunan keputusan bersama.

Penanggung jawab kegiatan, Imanuel Beni Itlay, menyampaikan bahwa seminar ini merupakan bagian dari upaya pembinaan mahasiswa Yalimo agar lebih siap menghadapi dinamika organisasi di perantauan.

Menurutnya, kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia, khususnya dalam membangun karakter kepemimpinan dan kemampuan berorganisasi.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa Yalimo di Manokwari diharapkan tidak hanya aktif dalam organisasi, tetapi juga mampu menjalankan proses persidangan secara tertib, kritis, dan profesional.(*)

 

(Penulis: Domianus Lokobal)

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Belum Ada Jawaban Resmi dari DLH Kabupaten Bekasi, DPC XTC Sexy Road Indonesia Desak Penegakan Sanksi terhadap PT Panacipta Seinan Components
LSM Akbar Indonesia DPC Majalengka Didampingi Sekjen DPP Audiensi dengan DPMD Bahas Teknis Program Rutilahu
P3A Mekar Tani Realisasikan Program P3-TGAI di Kelurahan Mekarjati, Didukung Aspirasi Saan Mustopa dan Dian Pahrud Jaman
P3A Jasa Tirta Realisasikan Program P3TGAI di Desa makmurjaya- kecamatan Jayakerta -karawang
Genjot PAD dari Retribusi Tenaga Kerja Asing, DK2UKM Majalengka Optimalkan Pengawasan dan “Creative Financing” .
SOLIDARITAS RAKYAT PAPUA BARAT BERGERAK CABUT PSN DAN TOLAK MILITERISME MENGELUARKAN HIMBAUAN AKSI
IMYAL Manokwari Lantik Pengurus Baru Asrama Mahasiswa Yalimo, Perkuat Kebersamaan Mahasiswa
Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi” di Manokwari: Mahasiswa Pegunungan Tengah Gaungkan Kesadaran atas Realita Pahit di Tanah Papua
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:44

Belum Ada Jawaban Resmi dari DLH Kabupaten Bekasi, DPC XTC Sexy Road Indonesia Desak Penegakan Sanksi terhadap PT Panacipta Seinan Components

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:20

LSM Akbar Indonesia DPC Majalengka Didampingi Sekjen DPP Audiensi dengan DPMD Bahas Teknis Program Rutilahu

Selasa, 7 Juli 2026 - 01:15

P3A Mekar Tani Realisasikan Program P3-TGAI di Kelurahan Mekarjati, Didukung Aspirasi Saan Mustopa dan Dian Pahrud Jaman

Senin, 6 Juli 2026 - 20:02

P3A Jasa Tirta Realisasikan Program P3TGAI di Desa makmurjaya- kecamatan Jayakerta -karawang

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:39

Genjot PAD dari Retribusi Tenaga Kerja Asing, DK2UKM Majalengka Optimalkan Pengawasan dan “Creative Financing” .

Berita Terbaru