Kamis, 21 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id

Gunungsitoli // Sumut

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

ADV Suhendra, S.H menyampaikan keprihatinannya terkait kondisi sejumlah kantor kepolisian sektor (Polsek) di daerah yang dinilainya masih kalah representatif dibanding kantor desa.

 

Menurutnya, kondisi tersebut menjadi perhatian serius karena Polsek memiliki tanggung jawab pelayanan yang jauh lebih besar dibanding kantor desa. Hal itu disampaikan ADV Suhendra, S.H saat menyoroti pentingnya perhatian terhadap fasilitas pelayanan publik, khususnya institusi penegak hukum di tingkat bawah.

 

“Kalau kita lihat sekarang, banyak kantor desa yang bangunannya sudah bagus, rapi, bahkan megah. Sementara ada kantor Polsek yang justru terlihat sederhana dan minim fasilitas. Padahal tugas Polsek jauh lebih berat,” ujar ADV Suhendra, S.H.

 

Ia menjelaskan, kantor desa pada dasarnya hanya melingkupi satu wilayah administratif desa, sedangkan Polsek melayani wilayah yang lebih luas. Bahkan dalam praktiknya, satu Polsek bisa membawahi satu kecamatan hingga dua kecamatan sekaligus.

 

“Polsek itu melayani keamanan masyarakat, pengaduan hukum, menjaga ketertiban, hingga penanganan kriminalitas. Wilayah kerjanya luas, tetapi kondisi kantornya kadang masih jauh dari layak,” tambahnya.

 

Menurut ADV Suhendra, S.H, kondisi tersebut seharusnya menjadi perhatian pemerintah maupun institusi terkait agar pembangunan fasilitas pelayanan publik dilakukan secara proporsional sesuai beban kerja dan cakupan wilayah pelayanan.

 

Ia juga menilai, kantor kepolisian sebagai garda terdepan pelayanan hukum dan keamanan masyarakat sudah sepatutnya memiliki fasilitas yang memadai demi menunjang kinerja aparat serta memberikan kenyamanan kepada masyarakat.

 

“Jangan sampai masyarakat melihat kantor desa lebih megah dan nyaman, sementara kantor aparat penegak hukum yang melayani satu hingga dua kecamatan justru kurang diperhatikan,” ungkapnya.

 

Curhatan tersebut mendapat respons dari sejumlah masyarakat yang menilai peningkatan sarana dan prasarana Polsek memang perlu menjadi perhatian serius, terutama untuk menunjang pelayanan keamanan dan ketertiban masyarakat di daerah.

(Yarmend)

Berita Terkait

*KSAD Jenderal Maruli Kunjungi Toba, Bupati Apresiasi Program Bakti TNI AD yang Hadirkan Manfaat Nyata*
*Sabu 100 Gram Lebih Disita BNNP Sumut di Deli Serdang, 5.507 Anak Bangsa Diselamatkan*
*Operasi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan Berhasil, 8 Tersangka Dibawa ke Polda Sumut*
*Saat Kepedulian Mengetuk Pintu Harapan: Bang YD Bantu Janda dan Keluarga Kurang Mampu di Gunungsitoli*
Rapat Virtual Nasional Bahas PPPK dan Belanja Pegawai – Komisi II DPR RI Jamin Tidak Boleh Diberhentikan
Dua Spesialis Curanmor Diamankan Polsek Sunggal – Berusaha Lari, Ditembak di Kaki
Pelajar MAN 1 Deliserdang Berusia 16 Tahun Jadi Korban Penembakan Brutal OKP – Harus Jalani Dua Kali Operasi, Biaya Rp150 Juta
Pasutri Tewas di Dalam Mobil di Medan Denai – Diduga Keracunan Gas AC, Saat Ingin Istirahat Akibat Padam Listrik
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:41

*KSAD Jenderal Maruli Kunjungi Toba, Bupati Apresiasi Program Bakti TNI AD yang Hadirkan Manfaat Nyata*

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11

*Sabu 100 Gram Lebih Disita BNNP Sumut di Deli Serdang, 5.507 Anak Bangsa Diselamatkan*

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:22

*Operasi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan Berhasil, 8 Tersangka Dibawa ke Polda Sumut*

Selasa, 9 Juni 2026 - 14:50

*Saat Kepedulian Mengetuk Pintu Harapan: Bang YD Bantu Janda dan Keluarga Kurang Mampu di Gunungsitoli*

Senin, 8 Juni 2026 - 23:37

Rapat Virtual Nasional Bahas PPPK dan Belanja Pegawai – Komisi II DPR RI Jamin Tidak Boleh Diberhentikan

Berita Terbaru