Rejang Lebong – Di tengah padatnya aktivitas lalu lintas di Jalan Ahmad Marzuki, Plt Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., turun langsung meninjau kondisi jalan amblas di Kelurahan Talang Rimbo Baru, Senin (18/05/2026).
Peninjauan yang dilakukan sekitar pukul 10.00 WIB tersebut berada di samping Taman Siswa, tepatnya di depan Masjid Darussalam. Kegiatan ini merupakan bentuk respons cepat Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong terhadap keluhan masyarakat terkait kondisi jalan yang dinilai membahayakan pengguna kendaraan.
Dalam peninjauan itu, Plt Bupati didampingi sejumlah pejabat daerah, di antaranya Ketua DPRD Rejang Lebong Juliansyah Yayan, Anggota DPRD Rejang Lebong J.E. Ahmad Rafif Ghali, S.H., Kepala Pelaksana BPBD M. Budisnto, ST., MT., Plh Kepala Dinas PUPRPKP Luhur Budi Santoso, serta Lurah Talang Rimbo Baru Ely Zulyani.
Di lokasi, terlihat badan jalan mengalami amblas dan penyempitan cukup signifikan. Kondisi tersebut dinilai sangat membahayakan masyarakat yang melintas, terutama pengendara roda dua maupun roda empat.
Warga sekitar memanfaatkan kesempatan itu untuk menyampaikan keluhan secara langsung kepada Plt Bupati. Mereka mengaku kondisi jalan yang rusak sudah berlangsung lama dan kerap menyebabkan kecelakaan.
Lurah Talang Rimbo Baru, Ely Zulyani, membenarkan hal tersebut. Menurutnya, penyempitan dan amblasnya jalan sering menyebabkan senggolan antar kendaraan hingga kecelakaan ringan, terutama pada jam sibuk.
“Warga sangat berharap pemerintah segera melakukan penanganan karena jalan ini merupakan akses vital yang dilalui masyarakat setiap hari,” ujarnya.
Menanggapi kondisi tersebut, Plt Bupati Hendri memastikan pemerintah daerah segera melakukan langkah penanganan darurat sambil menunggu proses perbaikan permanen yang saat ini masih dalam tahap tender dan telah dianggarkan tahun ini.
“Kelanjutan pembangunan sudah kita anggarkan untuk segera diperbaiki. Sambil menunggu proses tender selesai, akan dilakukan penanganan sementara terlebih dahulu dengan memasang pipa dan pelat besi agar masyarakat bisa melintas dengan aman,” kata Hendri.
Ia menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama pemerintah daerah. Karena itu, dirinya meminta Dinas PUPRPKP segera menghitung kebutuhan material, seperti pipa dan pelat besi, untuk pembangunan jembatan darurat di lokasi jalan amblas.
Selain itu, Hendri juga mengajak seluruh pihak terkait untuk bergotong royong agar proses penanganan sementara dapat berjalan lebih cepat dan efektif.
“Kita ingin masyarakat tetap aman menjalankan aktivitasnya. Penanganan ini akan segera kita percepat sambil menunggu pembangunan permanen dilakukan,” tambahnya.
Masyarakat setempat berharap perbaikan jalan tersebut dapat segera terealisasi sehingga aktivitas transportasi kembali berjalan lancar, aman, dan nyaman.(Midi)
















