Lulus UNCEN, Yunus Yikwa Pilih Mengabdi di Pedalaman Papua

Sabtu, 30 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

WAMENA, Garudapost.id —Usai mengikuti wisuda di Universitas Cenderawasih (UNCEN Jayapura beberapa waktu lalu, Yunus Yikwa, S.Pd., M.Pd., Gr. menyatakan komitmennya untuk tetap mengabdi sebagai guru di SMA Negeri 1 Balingga karena saat ini pun di sekolah tersebut tenaga mengajar  kurang.

guna mendukung pendidikan generasi muda, khususnya di wilayah pedalaman dan daerah 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar).

Pernyataan tersebut disampaikan Yunus Yikwa kepada media Garudapost.id pada Jumat (30/5/2026).  Ia menegaskan akan terus fokus membangun kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan dan literasi bagi anak-anak Papua yang masih mengalami keterbatasan akses pendidikan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Yunus, pendidikan merupakan kunci utama dalam menciptakan generasi emas Papua yang mampu menjadi tuan di atas negerinya sendiri. Karena itu, ilmu pengetahuan dan pengalaman yang diperolehnya selama menempuh pendidikan harus diimplementasikan secara nyata bagi masyarakat.

Saya siap mengabdikan ilmu pengetahuan dan pengalaman pendidikan yang telah saya peroleh sebagai bentuk investasi sumber daya manusia, khususnya untuk mendukung kemajuan peserta didik di daerah 3T,” ujarnya.

Saat ini, Yunus diketahui mengajar di SMA Negeri 1 Balingga karena masih terbatasnya jumlah tenaga pendidik di sekolah tersebut.

Ia menambahkan, dirinya ingin terus berkontribusi melalui pendidikan, pengembangan kapasitas, dan pemberdayaan peserta didik agar ilmu yang dimiliki tidak hanya bermanfaat bagi diri sendiri, tetapi juga memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah dan peningkatan kualitas SDM Papua di masa depan.

Yunus menilai pendidikan menjadi jalan utama untuk membawa perubahan bagi generasi muda di wilayah pedalaman Papua. Ia berharap para tenaga pendidik memiliki tanggung jawab moral untuk hadir dan mengabdi bagi masyarakat di daerah terpencil.

“Ilmu yang saya peroleh bukan hanya milik pribadi saya, tetapi harus saya implementasikan kepada adik-adik saya di daerah pedalaman,” katanya.

Ia juga mengingatkan bahwa seorang guru tidak hanya dituntut mengajar, tetapi juga menjadi teladan bagi generasi penerus bangsa.

Karena kita disebut guru setiap saat, tetapi jangan sampai kita sendiri belum sempat menjadi guru yang baik bagi generasi kita sendiri,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

GMNI Manokwari Minta Seleksi IPDN di Pegunungan Arfak Perhatikan Aspirasi Anak Adat
SMKN 1 Rawamerta Gelar Aksi Ekologi World Clean Up Day 2026: Lingkungan Bersih, Sekolah Sehat, Prestasi Meningkat
PERINGATI MAULID NABI, SMPN 2 JAYAKERTA USUNG TEMA “MENELADANI AKHLAK RASULULLOH, MEWUJUDKAN UMAT YANG BERAKHLAKUL KARIMAH”
Ratusan Pelajar di Wamena Gelar Aksi Tolak MBG, Desak Pemerintah Prioritaskan Pendidikan
Pilatus Lagowan: Mahasiswa Unipa Perlu Perkuat Soft Skill
Korwil Yahukimo Manokwari Terima 16 Anggota Baru
Cetak Generasi Emas Bebas Narkoba, Mahasiswa KKN Tematik UNG Gelar Edukasi di Desa Tenggela
KKN Tematik UNG Dorong Warga Helumo Olah Hasil Perikanan Jadi Produk Bernilai Ekonomi
Berita ini 161 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 23 September 2026 - 23:28

GMNI Manokwari Minta Seleksi IPDN di Pegunungan Arfak Perhatikan Aspirasi Anak Adat

Sabtu, 19 September 2026 - 14:14

SMKN 1 Rawamerta Gelar Aksi Ekologi World Clean Up Day 2026: Lingkungan Bersih, Sekolah Sehat, Prestasi Meningkat

Kamis, 17 September 2026 - 18:45

PERINGATI MAULID NABI, SMPN 2 JAYAKERTA USUNG TEMA “MENELADANI AKHLAK RASULULLOH, MEWUJUDKAN UMAT YANG BERAKHLAKUL KARIMAH”

Selasa, 15 September 2026 - 18:58

Ratusan Pelajar di Wamena Gelar Aksi Tolak MBG, Desak Pemerintah Prioritaskan Pendidikan

Minggu, 13 September 2026 - 21:57

Pilatus Lagowan: Mahasiswa Unipa Perlu Perkuat Soft Skill

Berita Terbaru