Garudapost.id-Saparua/Sebanyak 85 pegawai di lingkungan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku resmi menyandang status Pegawai Negeri Sipil (PNS) Termasuk Lima pegawai dari Lapas Saparua, setelah mengucapkan sumpah dan janji jabatan yang dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Wilayah, Ricky Dwi Biantoro, di Aula LPKA Kelas II Ambon, Kamis (11/06/2026).
Pengambilan sumpah PNS menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen aparatur pemasyarakatan dalam menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat. Dengan status baru tersebut, para pegawai diharapkan mampu meningkatkan kualitas pelayanan publik sekaligus menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemasyarakatan.
Dalam arahannya, Ricky Dwi Biantoro menegaskan bahwa sumpah PNS bukan sekadar formalitas administratif, melainkan komitmen moral untuk memegang teguh nilai-nilai ASN, menaati peraturan perundang-undangan, serta mengutamakan kepentingan negara di atas kepentingan pribadi maupun golongan.
Ia juga mengingatkan seluruh pegawai agar menjadi bagian dari upaya pembenahan organisasi dengan menjunjung tinggi integritas dan menolak segala bentuk pelanggaran yang dapat mencederai citra pemasyarakatan. Menurutnya, tantangan yang dihadapi institusi saat ini membutuhkan sumber daya manusia yang profesional, disiplin, dan memiliki komitmen kuat terhadap tata kelola yang bersih.
Kakanwil Ditjenpas Maluku menegaskan tidak ada toleransi terhadap peredaran narkoba, penggunaan telepon genggam ilegal, pungutan liar, penipuan, maupun penyalahgunaan kewenangan di lingkungan pemasyarakatan. Sebaliknya, pegawai yang menunjukkan dedikasi, prestasi, dan integritas akan memperoleh kesempatan untuk berkembang dan berkontribusi lebih besar bagi organisasi.
Melalui penguatan integritas sejak awal pengabdian, Kanwil Ditjenpas Maluku berharap para PNS yang baru diambil sumpahnya dapat menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan layanan pemasyarakatan yang semakin akuntabel, humanis, dan dipercaya masyarakat.
Sementara itu di tempat terpisah Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan bahwa pengambilan sumpah PNS menjadi pengingat bagi setiap pegawai untuk terus menjaga komitmen dalam bekerja.
“Hari ini tentu menjadi momen yang membanggakan bagi teman-teman yang resmi menyandang status PNS. Tapi yang lebih penting adalah bagaimana amanah ini dijalankan dengan baik dalam tugas sehari-hari. Saya berharap mereka tetap rendah hati, terus belajar, dan bekerja dengan penuh tanggung jawab demi kemajuan organisasi serta pelayanan yang lebih baik kepada masyarakat,” ujarnya.
Salah satu pegawai Lapas Kelas III Saparua yang mengikuti pengambilan sumpah PNS, Khaidir Ali, mengaku bersyukur dapat mencapai tahap tersebut setelah melalui proses yang panjang.
“Alhamdulillah, saya bersyukur bisa sampai di titik ini. Pengambilan sumpah ini menjadi motivasi bagi saya untuk bekerja lebih baik lagi. Semoga ke depan saya bisa menjalankan tugas dengan amanah, menjaga kepercayaan yang diberikan, dan terus memberikan kontribusi positif bagi Lapas Saparua,” ungkapnya.

















