Inklusif Perkuat Spiritual, Lapas Wahai Gelar Pembinaan Keagamaan bagi Warga Binaan Muslim dan Kristiani

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai secara berkesinambungan gelar kegiatan keagamaan guna memperkuat mental, spiritual, dan karakter Warga Binaan. Program ini dilaksanakan secara inklusif pada Kamis (9/7) malam melalui Yasinan bagi Warga Binaan Muslim dan Jumat (10/7) melalui ibadah online gabungan Rutan dan Lapas se-Indonesia secara virtual dari Gereja Ebenhaezer bagi Warga Binaan Kristiani.

Yasinan, tausiah, dan doa bersama berlangsung di musala Lapas bagi Warga Binaan Muslim bersama Ketua Majelis Ta’lim At-Taqwa, La Joi. Ia menegaskan pendekatan spiritual ini sangat penting untuk menyentuh hati Warga Binaan agar mereka mengintrospeksi diri dan memperbaiki akhlak selama menjalani masa pidana.

“Melalui pembacaan Surah Yasin dan kajian keagamaan yang dilakukan secara rutin, kami berharap mereka meningkatkan keimanan, memperbaiki akhlak, dan menjadikan nilai-nilai agama sebagai pedoman dalam menjalani kehidupan,” harap La Joi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Salah seorang Warga Binaan berinisial W mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan mengikuti pembinaan keagamaan di Lapas Wahai. “Yasinan membuat saya merasa lebih tenang dan lebih dekat kepada Allah Swt. Saya belajar untuk memperbaiki diri, menyesali kesalahan di masa lalu, serta bertekad menjadi pribadi yang lebih baik ketika kembali berkumpul bersama keluarga dan masyarakat,” janjinya.

Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menjelaskan pemenuhan hak beribadah diberikan secara adil tanpa diskriminasi untuk membangun kepribadian yang taat hukum. “Pembinaan di Lapas tidak hanya berfokus pada aspek kedisiplinan dan keterampilan, tetapi juga menyentuh pembentukan karakter melalui pendekatan spiritual. Ketika nilai-nilai keagamaan terus ditanamkan, kami berharap Warga Binaan memiliki kesadaran untuk berubah, memperbaiki diri, dan siap kembali menjadi bagian positif di tengah masyarakat,” harapnya.

Melalui pembinaan keagamaan bagi Warga Binaan Muslim maupun Kristiani, Lapas Wahai terus tunjukkan komitmennya dalam menciptakan lingkungan Pemasyarakatan yang religius, humanis, harmonis, dan berorientasi pada pembentukan karakter. Diharapkan, proses pembinaan berjalan optimal menuju tujuan utama Pemasyarakatan, yakni reintegrasi sebagai insan yang lebih baik dan bermanfaat bagi masyarakat.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Sinergi Ditjenpas dan Polda Maluku Dukung Reintegrasi Sosial
Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN
Sambut Danramil Baru, Lapas Geser dan Koramil Geser Komitmen Jaga Stabilitas Kamtib.
Sinergi Lapas Geser dan Koramil Geser Lakukan Penanaman Bibit Pohon Mangrove Sambut HUT TNI ke-81 TNI Kodam XV/Pattimura
Tingkatkan Kompetensi ASN, Kabapas Saumlaki Ikuti Uji Kompetensi Profiling di UPT BKN Ambon
Pemetaan Kompetensi ASN Makin Terukur, Kanwil Ditjenpas Maluku Gelar Uji ProASN
Dukung Manajemen Talenta, 4 Pegawai Lapas Tual Ikuti ProASN di BKN Ambon
Perkuat Manajemen Talenta, Kalapas Piru dan Sejumlah Pejabat Ikuti Uji Kompetensi ProASN
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 19:47

Sinergi Ditjenpas dan Polda Maluku Dukung Reintegrasi Sosial

Jumat, 4 September 2026 - 14:30

Optimalkan Tata Kelola Aset, Lapas Geser Lakukan Pelabelan BMN Berbasis SIMAN

Kamis, 3 September 2026 - 16:07

Sambut Danramil Baru, Lapas Geser dan Koramil Geser Komitmen Jaga Stabilitas Kamtib.

Rabu, 2 September 2026 - 11:55

Sinergi Lapas Geser dan Koramil Geser Lakukan Penanaman Bibit Pohon Mangrove Sambut HUT TNI ke-81 TNI Kodam XV/Pattimura

Rabu, 2 September 2026 - 00:07

Tingkatkan Kompetensi ASN, Kabapas Saumlaki Ikuti Uji Kompetensi Profiling di UPT BKN Ambon

Berita Terbaru