Garudapost.id-Ambon/Pemetaan Kompetensi ASN Makin Terukur, Kanwil Ditjenpas Maluku Gelar Uji ProASN
AMBON_INFO PAS – Upaya memperkuat pengelolaan Aparatur Sipil Negara (ASN) berbasis kompetensi terus dilakukan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku. Salah satunya melalui pelaksanaan Uji Kompetensi Program Profiling ASN (ProASN), Selasa (1/9).
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memetakan kompetensi dan potensi pegawai secara objektif sebagai dasar pengembangan manajemen talenta dan karier ASN.
Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mengatakan ProASN menjadi momentum penting bagi organisasi untuk memperoleh gambaran kompetensi dan potensi pegawai secara lebih terukur.
“Uji kompetensi ini bukan sekadar evaluasi, tetapi bagian penting dalam pemetaan kompetensi dan potensi ASN. Kami berharap seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab,” ujar Ricky.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum Kanwil Ditjenpas Maluku, Sarwono, menambahkan bahwa pelaksanaan ProASN diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih objektif mengenai potensi dan kompetensi pegawai.
“Data yang dihasilkan dari ProASN diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi sekaligus dasar dalam mendukung pengembangan pegawai sesuai kompetensi dan potensinya,” ujar Sarwono.
Pelaksanaan uji kompetensi melibatkan pegawai Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagai pelaksana. Kepala BKN Unit Penyelenggara Ambon, Sulbahri, mengatakan pelaksanaan ProASN merupakan bagian dari upaya BKN dalam mendukung terwujudnya pengelolaan ASN yang berbasis kompetensi dan sistem merit.
“ProASN ini merupakan instrumen untuk mendapatkan gambaran yang lebih objektif mengenai kompetensi dan potensi ASN. Hasilnya diharapkan dapat dimanfaatkan sebagai salah satu dasar dalam pengembangan karier, pemetaan talenta, serta penempatan pegawai sesuai dengan kompetensi yang dimiliki,” ujar Sulbahri.
Menurutnya, keterlibatan peserta dalam mengikuti seluruh tahapan asesmen secara sungguh-sungguh menjadi hal penting agar hasil yang diperoleh dapat menggambarkan profil kompetensi masing-masing pegawai secara optimal.
“Kami berharap seluruh peserta dapat mengikuti proses ini dengan baik dan memberikan kemampuan terbaiknya, sehingga data yang dihasilkan benar-benar dapat memberikan manfaat bagi pengembangan ASN ke depan,” tambahnya.
Hasil asesmen nantinya diharapkan menjadi salah satu dasar dalam pemetaan talenta, pengembangan karier, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia di lingkungan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
Salah satu peserta, Arifin Arif, petugas Lapas Piru, menilai pelaksanaan ProASN memberikan pengalaman positif bagi pegawai.
“ProASN menjadi kesempatan bagi kami untuk mengukur kemampuan sekaligus mengetahui kompetensi yang masih perlu dikembangkan.
Saya berharap hasilnya dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kompetensi dan kinerja,” kata Arifin.
Melalui ProASN, Kanwil Ditjenpas Maluku menegaskan komitmennya mendorong pengelolaan ASN yang profesional, kompeten, adaptif, dan berbasis sistem merit demi mendukung peningkatan kinerja organisasi dan kualitas pelayanan publik.



























