Garudapost.id-Bandanaira/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Bandanaira sukses menggelar panen sayur kangkung bersama bersama Komandan Koramil (Danramil) 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda, Alwi Arif. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan di bidang agrobisnis sekaligus mendukung program ketahanan pangan.
Pada panen kali ini, Lapas Bandanaira berhasil memanen sebanyak 22 ikat kangkung dari instalasi budidaya hidroponik dan 20 ikat kangkung dari kebun luar Lapas yang dikelola secara konvensional. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa pembinaan berbasis pertanian di Lapas Bandanaira terus menunjukkan hasil yang positif dan produktif.
Kegiatan panen ini mencerminkan sinergi yang erat antara Lapas Bandanaira, Koramil 1502-01/Banda, dan Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda dalam mendukung pembinaan kemandirian Warga Binaan. Kolaborasi tersebut merupakan wujud nyata dukungan lintas sektor terhadap upaya pembinaan sekaligus reintegrasi sosial Warga Binaan agar memiliki keterampilan yang bermanfaat setelah kembali ke tengah masyarakat.
Kehadiran Danramil 1502-01/Banda dan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Banda tidak hanya memberikan apresiasi atas keberhasilan program yang dijalankan, tetapi juga menjadi motivasi bagi Warga Binaan untuk terus mengembangkan keterampilan, meningkatkan produktivitas, serta menumbuhkan semangat berkarya selama menjalani masa pidana.
Kepala Lapas Bandanaira, Abdul samad Rumuar, menyampaikan bahwa program pemanfaatan lahan pertanian akan terus dikembangkan, baik melalui sistem hidroponik maupun budidaya konvensional, dengan menambah variasi komoditas tanaman yang memiliki nilai manfaat dan ekonomi.
”Keterampilan bertani, baik melalui metode modern seperti hidroponik maupun metode konvensional di kebun luar, diharapkan menjadi bekal yang bermanfaat bagi Warga Binaan ketika kembali ke tengah masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan konsumsi internal Lapas, hasil panen ini juga dipasarkan kepada masyarakat sekitar sebagai bentuk kontribusi nyata Lapas dalam mendukung ketahanan pangan dan pemberdayaan masyarakat,” ujar Samad.
Danramil 1502-01/Banda, Kapten Cba. Zulkifli Ten, menyampaikan apresiasinya atas konsistensi Lapas Bandanaira dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga menjadi media pembinaan yang memberikan nilai edukatif dan produktif bagi Warga Binaan.
”Kami mengapresiasi langkah Lapas Bandanaira dalam mengembangkan program ketahanan pangan. Kegiatan ini tidak hanya mendukung program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan, ketersediaan pangan, tetapi juga memberikan nilai edukatif dan produktif bagi Warga Binaan,” ungkapnya.
Melalui program pembinaan kemandirian ini, Lapas Bandanaira terus berkomitmen menciptakan Warga Binaan yang produktif, mandiri, dan memiliki keterampilan yang dapat menjadi bekal untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
















