Garudapost.id-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Komitmen untuk terus hadir dan memberikan manfaat bagi masyarakat kembali diwujudkan oleh Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua melalui penyaluran bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan. Bantuan tersebut diserahkan oleh Pegawai Lapas Kelas III Saparua, Senly Matitale, kepada Ibu Betty Ayal berupa beras, minyak goreng, kopi, daun teh, dan gula pasir sebagai bentuk kepedulian sosial dan pengabdian kepada masyarakat, Sabtu (18/07/2026).
Kegiatan berlangsung secara sederhana dengan suasana penuh keakraban dan kekeluargaan. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan pokok penerima sekaligus mempererat hubungan baik antara Lapas Saparua dengan masyarakat di sekitarnya. Kehadiran jajaran Lapas melalui kegiatan sosial ini menjadi salah satu bentuk nyata implementasi nilai kemanusiaan yang senantiasa dijunjung dalam pelaksanaan tugas.
Melalui kegiatan bantuan sosial, Lapas Kelas III Saparua terus mendorong tumbuhnya budaya peduli dan semangat berbagi di lingkungan kerja. Aksi sosial tersebut menjadi bagian dari komitmen jajaran Pemasyarakatan untuk tidak hanya berfokus pada pelaksanaan tugas dan fungsi pembinaan, tetapi juga berkontribusi secara langsung terhadap kehidupan sosial masyarakat. Dengan semangat kebersamaan, Lapas Saparua berharap hubungan yang harmonis dengan masyarakat dapat terus terjalin dan memberikan dampak positif secara berkelanjutan.
Kalapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, menyampaikan bahwa kepedulian kepada masyarakat merupakan salah satu nilai yang harus terus diwujudkan oleh setiap insan Pemasyarakatan melalui aksi nyata.
“Bantuan yang diberikan mungkin tidak seberapa, namun kami berharap dapat memberikan manfaat bagi penerima. Yang terpenting adalah semangat untuk terus hadir, berbagi, dan menunjukkan bahwa Pemasyarakatan juga memiliki kepedulian terhadap masyarakat di sekitarnya,” ujarnya.
Senly Matitale mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian sekaligus tanggung jawab moral sebagai aparatur sipil negara untuk selalu menumbuhkan rasa empati kepada sesama.
“Semoga bantuan ini dapat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari dan menjadi penyemangat bagi Ibu Betty Ayal. Kami berharap nilai kepedulian seperti ini terus terpelihara sehingga keberadaan Lapas Saparua dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Melalui penyaluran bantuan sosial ini, Lapas Kelas III Saparua terus mendukung pelaksanaan program Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dalam mewujudkan Pemasyarakatan yang humanis, peduli, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sesuai semangat Pemasyarakatan Pasti Bermanfaat untuk Masyarakat.




























