Warga Binaan Beragama Kristen Laksanakan Ibadah Oikumene sebagai Wujud Pembinaan Kerohanian

Rabu, 29 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Ambon/ Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIA Ambon kembali melaksanakan program pembinaan kepribadian melalui kegiatan Ibadah Oikumene yang diikuti oleh warga binaan beragama Kristen. Kegiatan yang berlangsung di Gereja Ebenhaezer Rutan Kelas IIA Ambon pada Rabu (29/07) mulai pukul 09.00 WIT hingga selesai tersebut berlangsung dengan khidmat, tertib, aman, dan kondusif.

Ibadah Oikumene dipimpin langsung oleh Ibu S. Silahooy, selaku perwakilan Kementerian Agama Kota Ambon, dan diikuti oleh seluruh warga binaan beragama Kristen. Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kerohanian yang secara rutin dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan keimanan, memperkuat nilai-nilai spiritual, serta membentuk karakter warga binaan agar menjadi pribadi yang lebih baik selama menjalani masa pembinaan di Rutan Ambon.
Dalam khotbahnya, Ibu S. Silahooy menyampaikan pesan rohani agar seluruh warga binaan tetap memiliki pengharapan, menjaga iman, dan menjadikan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk memperbaiki diri. Menurutnya, setiap orang memiliki kesempatan untuk bertobat, bertumbuh, dan membangun kehidupan yang lebih baik apabila senantiasa mengandalkan Tuhan dalam setiap proses kehidupan.
“Tidak ada seorang pun yang kehilangan harapan ketika tetap berjalan bersama Tuhan. Jadikan setiap proses yang sedang dijalani sebagai kesempatan untuk membangun karakter, memperbaiki diri, serta mempersiapkan masa depan yang lebih baik. Tuhan selalu membuka jalan bagi setiap orang yang sungguh-sungguh ingin berubah,” pesan Ibu S. Silahooy.

Ia juga mengajak seluruh warga binaan untuk terus menjaga kerukunan, saling menguatkan, serta mengamalkan nilai-nilai kasih dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, kehidupan yang dilandasi iman, pengharapan, dan kasih akan menjadi bekal penting bagi warga binaan ketika kembali ke tengah keluarga maupun masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Plt. Kepala Rutan Kelas IIA Ambon, Jefry R. Persulessy, menyampaikan bahwa pembinaan kepribadian melalui kegiatan keagamaan merupakan salah satu program prioritas yang terus dilaksanakan sebagai bentuk pemenuhan hak warga binaan untuk memperoleh pembinaan sesuai agama dan kepercayaan masing-masing.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan pembinaan keagamaan bagi seluruh warga binaan sesuai dengan agama dan keyakinannya masing-masing. Melalui Ibadah Oikumene ini, kami berharap warga binaan semakin memperkuat iman, memiliki kesadaran untuk terus memperbaiki diri, serta siap kembali menjadi pribadi yang lebih baik dan bermanfaat di tengah masyarakat. Pembinaan kerohanian merupakan bagian penting dari proses pemasyarakatan dalam membentuk karakter, integritas, dan tanggung jawab warga binaan,” ujar Jefry.

Ia menambahkan bahwa keseimbangan antara pembinaan kepribadian dan pembinaan kemandirian menjadi fondasi penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan. Oleh karena itu, Rutan Ambon terus berupaya menghadirkan berbagai program pembinaan yang mampu membentuk warga binaan menjadi pribadi yang lebih beriman, disiplin, dan siap menjalani proses reintegrasi sosial setelah menyelesaikan masa pidananya.
Seluruh rangkaian Ibadah Oikumene berlangsung dengan tertib, aman, dan kondusif. Antusiasme warga binaan dalam mengikuti setiap rangkaian ibadah mencerminkan semangat untuk terus bertumbuh secara spiritual serta menjalani proses pembinaan dengan penuh kesungguhan.

Melalui pelaksanaan Ibadah Oikumene secara rutin, Rutan Kelas IIA Ambon terus berkomitmen menghadirkan pembinaan kepribadian yang humanis, inklusif, dan berkelanjutan sebagai wujud implementasi Sistem Pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan berdampak positif dalam membentuk warga binaan yang beriman, berintegritas, serta siap kembali berkontribusi secara positif bagi keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Rajut Toleransi dan Kerukunan, Lapas Geser Gandeng STAI Seram Timur Bina Warga Binaan
Lapas Geser Resmi Buka Rangkaian Lomba Kemasyarakatan Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026
IMIPAS PEDULI Rutan Ambon Hadir Membawa Kepedulian Bagi Masyarakat Sekitar
Perkuat akses Keadilan Bagi Warga Binaan,Rutan Majene Jalin Kerjasama Dengan LBH Mitra Madani Sulawesi Barat
Hasil Kebun Sendiri, Lapas Saumlaki Panen Sawi untuk Kebutuhan Dapur
Bapas Saumlaki Hadirkan Kepedulian Nyata Melalui Aksi Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja
Perkuat Pengawasan Digital, Kanwil Ditjenpas Maluku Optimalkan Trans Siberpas
Tuntaskan Target Monev dari Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Namlea Buktikan Progresif Kinerja
Berita ini 5 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 18:21

Lapas Geser Resmi Buka Rangkaian Lomba Kemasyarakatan Sambut Hari Bakti Kemenimipas ke-2 Tahun 2026

Jumat, 6 November 2026 - 16:19

IMIPAS PEDULI Rutan Ambon Hadir Membawa Kepedulian Bagi Masyarakat Sekitar

Jumat, 6 November 2026 - 10:11

Perkuat akses Keadilan Bagi Warga Binaan,Rutan Majene Jalin Kerjasama Dengan LBH Mitra Madani Sulawesi Barat

Jumat, 6 November 2026 - 08:23

Hasil Kebun Sendiri, Lapas Saumlaki Panen Sawi untuk Kebutuhan Dapur

Kamis, 5 November 2026 - 22:05

Bapas Saumlaki Hadirkan Kepedulian Nyata Melalui Aksi Gotong Royong Bersihkan Lokasi Pembangunan Gereja

Berita Terbaru

Sumatra Utara

Kabupaten Toba Raih Dua Penghargaan Lomba Posyandu Sumut 2026

Jumat, 6 Nov 2026 - 23:18