Garudapost.id-Ambon/ Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Penerimaan Calon Taruna/Taruni Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan (Poltekim dan Poltekip) Tahun Anggaran 2026 di UPT BKN Ambon berlangsung tertib, aman, transparan, dan akuntabel. Pelaksanaan seleksi berlangsung selama dua hari, Sabtu dan Minggu, 26–27 September 2026, dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Kegiatan yang berlangsung di UPT BKN Ambon,Maluku, tersebut mendapat pengawasan dari Tim Panitia Seleksi Calon Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip bersama pihak UPT BKN Ambon. Pelaksanaan SKD diawali dengan pengaturan area parkir dan pengamanan peserta, pemeriksaan kelengkapan dokumen administrasi dan registrasi, pemberian PIN registrasi, serta penitipan barang bawaan pada loker yang telah disediakan.
Selanjutnya, peserta menjalani pemeriksaan menggunakan metal detector sebelum diarahkan menuju area steril. Setelah berada di area steril, peserta mendapatkan tutorial mengenai tata cara penggunaan sistem CAT sebelum kemudian diarahkan menuju CAT Station untuk melaksanakan ujian.
Pada pelaksanaan hari pertama, Sabtu (26/9),Nadia Amania Gimalaha berhasil memperoleh skor 415, sekaligus menjadi peserta dengan perolehan skor tertinggi pada pelaksanaan SKD hari kedua di UPT BKN Ambon.
Nadia mengungkapkan rasa syukur atas hasil yang diperolehnya serta menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk menghadapi tahapan seleksi berikutnya.
“Saya bersyukur atas hasil yang diperoleh pada hari ini. Hasil ini menjadi motivasi bagi saya untuk terus mempersiapkan diri dan mengikuti setiap tahapan seleksi dengan sungguh-sungguh. Saya berharap dapat terus memberikan yang terbaik pada tahapan berikutnya,” ujar Nadia.
Sementara itu, pada hari kedua, Minggu (27/9), pelaksanaan SKD kembali berlangsung dengan mekanisme yang sama, Airlangga Mahaputra Sulaiman berhasil memperoleh skor 427, sekaligus menjadi peserta dengan perolehan skor tertinggi pada pelaksanaan SKD hari pertama di UPT BKN Ambon.
Airlangga menyampaikan rasa syukur atas hasil yang diperolehnya dan menjadikan capaian tersebut sebagai motivasi untuk mengikuti tahapan seleksi selanjutnya.
“Saya bersyukur dapat menyelesaikan SKD dengan baik dan memperoleh hasil ini. Capaian tersebut menjadi motivasi bagi saya untuk terus mempersiapkan diri dan memberikan yang terbaik pada tahapan seleksi berikutnya,” ujar Airlangga.
Pelaksanaan SKD tersebut turut mendapat pengawasan dari perwakilan BPSDM Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku, serta Tim Panitia Seleksi bersama pihak UPT BKN Ambon.
Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan bahwa pengawasan merupakan bagian penting dalam menjaga integritas proses penerimaan calon taruna.
“Kami memastikan seluruh tahapan seleksi berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan. Transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip penting agar seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama serta proses seleksi dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Ricky Dwi Biantoro.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Maluku , Gindo Ginting menyampaikan bahwa sinergi antarinstansi menjadi bagian penting dalam mendukung kelancaran pelaksanaan seleksi.
“Kami berkomitmen mendukung pelaksanaan seleksi yang objektif, transparan, dan akuntabel. Sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan BKN menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh tahapan berjalan sesuai prosedur yang telah ditetapkan,” Ujar Ginting.
Dari sisi penyelenggaraan seleksi berbasis CAT, Sulbahri selaku Kepala BKN menekankan pentingnya objektivitas dan integritas dalam setiap tahapan pelaksanaan.
“Pelaksanaan seleksi berbasis CAT merupakan bagian dari upaya memastikan proses seleksi berjalan secara objektif, transparan, dan akuntabel. Setiap peserta mengikuti tahapan dan mekanisme yang sama sesuai dengan ketentuan yang berlaku. BKN berkomitmen memberikan dukungan terhadap penyelenggaraan seleksi yang profesional serta memastikan proses pelaksanaan berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan,” ujar Sulbahri.
Penggunaan sistem CAT memberikan mekanisme seleksi yang terukur serta mendukung pelaksanaan ujian secara transparan. Setiap peserta mengikuti tahapan yang sama, mulai dari registrasi, pemeriksaan keamanan, tutorial, hingga pelaksanaan ujian pada CAT Station. Pelaksanaan SKD selama dua hari, 26–27 September 2026, merupakan bagian dari rangkaian penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip TA 2026. Koordinasi antara panitia seleksi, Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, serta UPT BKN Ambon terus dilakukan guna memastikan seluruh tahapan berjalan tertib dan sesuai dengan ketentuan.
Perolehan skor 427 oleh Airlangga Mahaputra Sulaiman pada hari pertama dan 415 oleh Nadia Amania Gimalaha pada hari kedua menjadi catatan perolehan skor tertinggi masing-masing hari dalam pelaksanaan SKD di UPT BKN Ambon. Seluruh rangkaian kegiatan SKD selama dua hari berlangsung dengan tertib, aman, dan sesuai dengan alur yang telah ditetapkan. Pelaksanaan tersebut sekaligus menjadi wujud komitmen bersama dalam mewujudkan proses penerimaan Calon Taruna/Taruni Poltekim dan Poltekip yang profesional, transparan, dan akuntabel.



















