Pemkab Gorontalo Apresiasi Dedikasi Dokter pada Hari IDI ke-76

Rabu, 28 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 

Garudapost.Id, Kabgor– Pemerintah Kabupaten Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada seluruh dokter atas dedikasi dan pengabdian dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Apresiasi tersebut disampaikan Bupati Gorontalo Sofyan Puhi pada peringatan Hari Ikatan Dokter Indonesia (IDI) ke-76 Tahun 2026, yang dirangkaikan dengan upacara gabungan dan Apel KORPRI tingkat Kabupaten Gorontalo, Rabu (28/10)

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Sofyan menegaskan, dokter memiliki peran penting dalam menjaga kesehatan masyarakat, meningkatkan kualitas hidup, serta memberikan pelayanan medis yang profesional dan berorientasi pada keselamatan pasien.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Gorontalo, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada seluruh dokter atas pengabdian dan komitmennya dalam melayani masyarakat,” demikian pesan Bupati.

Ia berharap para dokter terus menjunjung tinggi profesionalisme, nilai kemanusiaan, dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas.

Sementara itu, Ketua IDI Kabupaten Gorontalo yang juga Pelaksana Harian Direktur RSUD MM Dunda Limboto, dr. Jeinfer Rivian Lestyorini, menyampaikan apresiasi atas dedikasi para dokter yang terus menjalankan tugas pelayanan kesehatan bagi masyarakat di Kabupaten Gorontalo.

Sementara itu, dr. Natsir Abdul, yang juga pernah menjabat sebagai Direktur RSUD Limboto, menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo atas penghargaan yang diberikan kepada para dokter yang telah mengabdi dengan penuh dedikasi dan ketulusan dalam melayani masyarakat. Ia berharap seluruh dokter di Indonesia senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pengabdian, serta terus mendapatkan kepercayaan dan kecintaan dari masyarakat.

Peringatan Hari IDI ke-76 tahun ini mengusung tema “IDI Berkemajuan, Berbakti untuk Bangsa”, sebagai pengingat pentingnya kemajuan profesi kedokteran yang diiringi semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.

Melalui momentum ini, Pemkab Gorontalo berharap sinergi dengan organisasi profesi dan tenaga kesehatan semakin kuat dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang profesional, berkualitas, dan mudah diakses masyarakat.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ketua IDI Kabgor dr. Jeinfer Rivian Lestyorini Apresiasi Dedikasi Dokter dalam Pelayanan Kesehatan
Safari Dakwah UAS Di Gorontalo, Bangkitkan Keimanan Masyarakat
Gelar Adat Pulanga Bupati Gorontalo Disiarkan Langsung TVRI, Pemkab Berikan Apresiasi
Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.
Siap Jalankan Amanah, Ketua TP-PKK Tibawa Nur’Ain Napu Siapkan Kerja Nyata dan Penguatan Sinergi
Ketua PGRI Rapia Bahuwa Tekan Penguatan Konsolidasi dan Mandatori Organisasi Pada konferensi Khusus 2026
Tracking Malaria di Mulyonegoro, 59 Warga Diperiksa, Hasil RDT Seluruhnya Negatif
Menyisir Rumah ke Rumah di Desa Lamu, Puskesmas Batudaa Pantai Gelar tracking Malaria
Berita ini 65 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 11:53

Ketua IDI Kabgor dr. Jeinfer Rivian Lestyorini Apresiasi Dedikasi Dokter dalam Pelayanan Kesehatan

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:14

Pemkab Gorontalo Apresiasi Dedikasi Dokter pada Hari IDI ke-76

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 23:29

Safari Dakwah UAS Di Gorontalo, Bangkitkan Keimanan Masyarakat

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:19

Gelar Adat Pulanga Bupati Gorontalo Disiarkan Langsung TVRI, Pemkab Berikan Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 - 21:59

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terbaru