GARUDAPOST.ID|TOBA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toba bergerak cepat membantu masyarakat yang mengalami krisis air bersih menyusul terhentinya aliran air PDAM Tirtanadi sejak Selasa (3/11/2026).
Melalui Bidang Pemadam Kebakaran (Damkar) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Toba, sebanyak tiga unit armada dikerahkan untuk mendistribusikan air bersih kepada warga terdampak.
Penyaluran telah dimulai sejak Rabu (4/11/2026). Dua unit armada sebelumnya diterjunkan ke wilayah Ajibata, sedangkan pada Kamis (5/11/2026), pendistribusian dilakukan di sejumlah wilayah Balige, salah satunya Kelurahan Balige III.
Kepala Satuan Pol PP Kabupaten Toba, Tagon Sihotang, mengatakan pengerahan armada tersebut merupakan tindak lanjut perintah Bupati Toba untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat selama pasokan air PDAM belum kembali normal.
“Sesuai perintah Pak Bupati, kita turunkan tiga unit armada untuk menyalurkan air bersih kepada masyarakat yang mengalami krisis air. Kemarin kita turunkan dua unit di Ajibata, hari ini di Balige,” ujar Tagon saat penyaluran air bersih di Kelurahan Balige III, Kamis pagi.
Menurutnya, Pemkab Toba akan berupaya melanjutkan distribusi air bersih hingga aliran PDAM Tirtanadi kembali normal.
“Kita upayakan sampai air kembali mengalir ke rumah warga,” lanjutnya.
Respons tersebut mendapat apresiasi dari warga yang telah mengalami kesulitan mendapatkan air bersih selama beberapa hari terakhir.
Elisabet Siahaan, warga Kelurahan Balige III, mengaku terbantu dengan adanya distribusi air bersih dari Pemkab Toba.
“Terima kasih kepada Pak Bupati sudah memikirkan nasib kami. Sejak Selasa lalu air dari PDAM tidak mengalir,” kata Elisabet.
Distribusi air bersih ini menjadi langkah tanggap pemerintah daerah untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama gangguan pelayanan air bersih berlangsung.
Penulis : Tomuan.S
Editor : S Tarigan

















