Jusuf Kalla Ajak Indonesia Bersatu Dukung Iran: “Jangan Terpecah Belah, Tunjukkan Solidaritas”

Senin, 30 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | Jakarta, 30 Maret 2026 – Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk kompak dan bersatu memberikan dukungan moral kepada Iran dalam menghadapi situasi terkini. Beliau menekankan pentingnya kesatuan dan solidaritas bangsa dalam menanggapi isu internasional.

“Jangan Terpecah Belah, kita harus punya sikap yang sama. Jika kita kompak dan satu suara, negara lain akan lebih menghargai posisi Indonesia di mata dunia,” kata JK dalam sebuah acara di Jakarta, Senin (30/3/2026).

JK menjelaskan bahwa dukungan ini bukan hanya urusan politik luar negeri, tapi juga merupakan bentuk empati dan semangat persaudaraan terhadap apa yang sedang dialami masyarakat Iran. “Bukan sekadar politik, tapi kemanusiaan. Kita harus peduli dengan apa yang terjadi di Iran,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar, JK menekankan bahwa sudah sewajarnya Indonesia menunjukkan solidaritas kepada Iran. “Menolong dan mendukung negara sahabat adalah bagian dari jati diri bangsa Indonesia,” katanya.

JK berharap dengan dukungan yang solid dari Indonesia, situasi di Iran dapat menjadi lebih stabil dan damai. Selain itu, hal ini juga bertujuan untuk mempererat hubungan baik antara Indonesia dan Iran yang sudah terjalin sejak lama.

Pesan JK ini menjadi pengingat bagi masyarakat Indonesia untuk lebih peduli pada kemanusiaan dan menunjukkan bahwa Indonesia peduli pada perdamaian dunia. (Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI
Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Ekonomi Perempuan Nasional
BANTAH POLITISASI PIP-KIP KULIAH, KUASA HUKUM KADAFI: FITNAH TAK BERDASAR | MAHASISWA MALAHAYATI: DANA LANGSUNG KE PENERIMA TANPA POTONGAN
Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU Prof. Mukri Pastikan Surat Edaran Kepanitiaan Muktamar Hoak
Peringati Hari Pers Sedunia, Ketum PWDPI : Wartawan Harus Profesional dan Jadi Penggerak Ekonomi
“Teror Digital, Modus Pemerasan UMKM Lewat Rating Bintang 1 di Google Maps Mencuat”
“Oksigen Demokrasi: Mengapa Kebebasan Pers Adalah Hak Asasi Manusia Universal”
SI RAJA DANGDUT & GURU BESAR UI: “IRAN BENTENG TERAKHIR UMAT ISLAM”, RHOMA IRAMA KUTIP HADIS KEUNGGULAN IMAN BANGSA PERSIA
Berita ini 8 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 18:15

Magnifica Humanitas dan Gen Z di Era AI

Kamis, 7 Mei 2026 - 19:39

Bupati Syah Afandin Dorong Langkat Jadi Percontohan Ekonomi Perempuan Nasional

Selasa, 5 Mei 2026 - 14:48

BANTAH POLITISASI PIP-KIP KULIAH, KUASA HUKUM KADAFI: FITNAH TAK BERDASAR | MAHASISWA MALAHAYATI: DANA LANGSUNG KE PENERIMA TANPA POTONGAN

Senin, 4 Mei 2026 - 11:57

Ketua Bidang Hukum dan Media PBNU Prof. Mukri Pastikan Surat Edaran Kepanitiaan Muktamar Hoak

Senin, 4 Mei 2026 - 11:44

Peringati Hari Pers Sedunia, Ketum PWDPI : Wartawan Harus Profesional dan Jadi Penggerak Ekonomi

Berita Terbaru

Lampung

Pelepasan dan Pentas Seni SDN 10 Tanjung Raya

Minggu, 31 Mei 2026 - 11:02