Anggota DPRPB Soroti Proyek GOR Mangkrak di Manokwari Timur

Selasa, 31 Maret 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI | GARUDAPOST.ID – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Papua Barat (DPRPB), Aloysius Paulus Siep, menyoroti pembangunan gedung Gelanggang Olahraga (GOR) di Kampung Susweni, Manokwari Timur provinsi Papua Barat, yang hingga kini terbengkalai dan belum memberikan manfaat bagi masyarakat.

 

Aloysius Paulus Siep atau yang akrab disapa APS menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi proyek tersebut saat memberikan keterangan kepada media pada Selasa (30/3/2026). Ia mengungkapkan bahwa pembangunan gedung GOR tersebut baru mencapai tahap pondasi, pemasangan tiang, hingga sebagian atap seng, namun tidak dilanjutkan hingga selesai.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

 

Menurutnya, hingga saat ini belum ada kejelasan terkait sumber anggaran pembangunan, apakah berasal dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) atau Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

“Pembangunan ini berjalan dari tahun anggaran berapa juga belum jelas, termasuk sumber anggarannya apakah dari APBD atau APBN. Ini perlu ditelusuri untuk mendapatkan kejelasan,” ujarnya.

APS menilai kondisi bangunan yang mangkrak tersebut sangat disayangkan, mengingat fasilitas publik seperti GOR seharusnya direncanakan dengan matang dan diselesaikan hingga tuntas agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Sangat disayangkan dengan kondisi bangunan seperti ini, tidak dibangun sampai selesai,” tegasnya.

Ia menegaskan akan menindaklanjuti persoalan tersebut dengan melakukan pengecekan langsung ke lokasi proyek, serta berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait guna mengetahui penyebab terhentinya pembangunan.

Lebih lanjut, ia menilai proyek yang tidak diselesaikan berpotensi menjadi pemborosan anggaran negara, terlebih jika menggunakan dana publik yang seharusnya dapat dialokasikan untuk kebutuhan pembangunan lain yang lebih prioritas.

 

“Dibangun lalu tidak selesai, ini sama saja main-main dengan anggaran yang seharusnya bisa digunakan untuk pembangunan lain yang lebih bermanfaat,” katanya.

 

APS berharap ke depan setiap pengalokasian anggaran, khususnya untuk pembangunan infrastruktur publik, harus dilakukan secara transparan dan dapat dipertanggungjawabkan secara terbuka.

“Setiap anggaran yang dialokasikan harus dipertanggungjawabkan dengan jelas, sehingga tidak ada lagi pembangunan yang mangkrak seperti ini,” tutupnya.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Pengurus Baru Asrama Nabire di Manokwari Dilantik, Pembina Tekankan Integritas Mahasiswa
Ketua BEM UNIPA Klarifikasi Informasi Medsos, Minta Polda Selidiki Oknum Polisi
BEM UNIPA Buka Posko Kemanusiaan Peduli Gempa NTT
Mahasiswa KKN UMPB Dorong Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Warmare
IMPT Manokwari Gelar Syukuran 29 Wisudawan, Tekankan Pengabdian dan Persatuan
IMP Manokwari Gelar Diskusi Publik, Bahas Strategi dan Dinamika Perjuangan Papua
UNIPA Lepas 59 Lulusan FSB, Siapkan Generasi Penjaga Bahasa dan Budaya Papua
Rektor UNIPA Dorong Pemprov Papua Barat Tindaklanjuti Rekomendasi BPK
Berita ini 27 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 19:08

Pengurus Baru Asrama Nabire di Manokwari Dilantik, Pembina Tekankan Integritas Mahasiswa

Sabtu, 29 Agustus 2026 - 15:08

Ketua BEM UNIPA Klarifikasi Informasi Medsos, Minta Polda Selidiki Oknum Polisi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:40

BEM UNIPA Buka Posko Kemanusiaan Peduli Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:01

Mahasiswa KKN UMPB Dorong Motivasi Belajar Siswa SMP Negeri 5 Warmare

Rabu, 12 Agustus 2026 - 19:31

IMPT Manokwari Gelar Syukuran 29 Wisudawan, Tekankan Pengabdian dan Persatuan

Berita Terbaru