Anggota Ditlantas Polda Riau Gagalkan Aksi Bunuh Diri Pria Bawa Anak, Respons Cepat Selamatkan Nyawa

Minggu, 12 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id |Pekanbaru _ Aksi cepat dan sigap personel Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Riau kembali menyelamatkan nyawa. Seorang pria yang diduga hendak melakukan bunuh diri sambil membawa anak di bawah umur berhasil digagalkan dalam peristiwa yang terjadi pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 17.10 WIB di kawasan Jalan Pesisir, Gang Rumbio.

Dirlantas Polda Riau, Kombes Pol Jeki Rahmad Mustika menjelaskan, kejadian tersebut berawal dari laporan masyarakat atas nama Fiona dan Intan yang melihat seorang pria dalam kondisi emosional dan mencurigakan, sambil menggendong anak kecil, dengan indikasi hendak melakukan tindakan berbahaya.

Menindaklanjuti laporan tersebut, personel piket Sat PJR Ditlantas Polda Riau langsung bergerak cepat menuju lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Begitu menerima laporan dari masyarakat, anggota kami segera menuju TKP untuk memastikan kondisi di lapangan serta mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Kombes Jeki.

Setibanya di lokasi, petugas mendapati pria tersebut dalam kondisi tertekan dan emosional. Tanpa tindakan represif, personel Ditlantas memilih melakukan pendekatan humanis dengan mengedepankan komunikasi persuasif guna menenangkan situasi.

Tim yang terdiri dari Bripka Bambang, Bripda Ay, dan Aipda Ridho Putranto secara bergantian membangun komunikasi dengan pria tersebut. Dengan kesabaran dan empati, petugas berupaya menggali kondisi psikologis yang bersangkutan sambil perlahan meyakinkan agar mengurungkan niatnya.

“Pendekatan yang dilakukan anggota kami mengedepankan sisi kemanusiaan, dengan komunikasi yang tenang, tidak memancing emosi, serta memberikan rasa aman kepada yang bersangkutan,” jelasnya.

Situasi sempat menegangkan, mengingat pria tersebut membawa anak kecil yang berpotensi ikut menjadi korban. Namun berkat ketenangan dan profesionalisme anggota di lapangan, pria tersebut akhirnya luluh dan bersedia mengurungkan niatnya.

Petugas kemudian segera mengamankan pria tersebut beserta anaknya ke tempat yang lebih aman untuk menghindari potensi risiko lanjutan.

“Alhamdulillah, aksi tersebut berhasil kita gagalkan tanpa adanya korban jiwa. Anak yang dibawa juga dalam kondisi selamat,” tambah Kombes Jeki.

Selanjutnya, pria tersebut bersama anaknya diserahkan kepada pihak keluarga yang datang menjemput di lokasi, disertai imbauan agar mendapatkan pendampingan lebih lanjut dari keluarga.

Untuk memastikan situasi benar-benar kondusif, personel Sat PJR Ditlantas Polda Riau juga melakukan koordinasi dengan pihak Polsek setempat, ketua RT, serta warga sekitar guna memastikan kondisi lingkungan kembali aman dan terkendali.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait motif atau penyebab pria tersebut nekat melakukan aksi tersebut.

Peristiwa ini menjadi gambaran nyata bahwa kehadiran Polri, khususnya Ditlantas Polda Riau, tidak hanya berfokus pada penegakan hukum dan pengaturan lalu lintas, tetapi juga hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam misi kemanusiaan.

Dirlantas Polda Riau juga mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi lingkungan sekitar.

“Kami mengajak masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila menemukan situasi darurat atau kejadian yang berpotensi membahayakan keselamatan jiwa. Kepedulian sekecil apa pun sangat berarti dalam menyelamatkan nyawa,” tutupnya.

Kegiatan ini sekaligus menjadi wujud nyata implementasi Polri Presisi dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, dengan mengedepankan nilai kemanusiaan, respons cepat, serta tindakan profesional di lapangan. (***)

Penulis :M.ikhsan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Dugaan Hak Pemain Musik Pesparawi Belum Dibayarkan, Yan Warinussy Siap Ambil Langkah Hukum
Mahasiswa Puncak Papua Manokwari Desak Komnas HAM RI Tinjau Kembali Penanganan Kasus “Kembru Berdarah”
GMKI Manokwari Desak Penegakan Perda Miras, Temukan Pelanggaran Zonasi dan Penjualan saat Pesparawi
*Sabu 100 Gram Lebih Disita BNNP Sumut di Deli Serdang, 5.507 Anak Bangsa Diselamatkan*
*Operasi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan Berhasil, 8 Tersangka Dibawa ke Polda Sumut*
Pelajar MAN 1 Deliserdang Berusia 16 Tahun Jadi Korban Penembakan Brutal OKP – Harus Jalani Dua Kali Operasi, Biaya Rp150 Juta
Pengadilan Negeri Medan Jatuhkan Vonis Kepada Dua Remaja Narkoba – Satu Seumur Hidup, Satu 12 Tahun Penjara
Polresta Deliserdang Gencar Berantas Narkoba, Operasi Antik Toba Sita Ribuan Gram Bahan Narkotika
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 28 Juni 2026 - 19:54

Dugaan Hak Pemain Musik Pesparawi Belum Dibayarkan, Yan Warinussy Siap Ambil Langkah Hukum

Kamis, 25 Juni 2026 - 12:34

Mahasiswa Puncak Papua Manokwari Desak Komnas HAM RI Tinjau Kembali Penanganan Kasus “Kembru Berdarah”

Selasa, 23 Juni 2026 - 06:12

GMKI Manokwari Desak Penegakan Perda Miras, Temukan Pelanggaran Zonasi dan Penjualan saat Pesparawi

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:11

*Sabu 100 Gram Lebih Disita BNNP Sumut di Deli Serdang, 5.507 Anak Bangsa Diselamatkan*

Selasa, 9 Juni 2026 - 15:22

*Operasi Gerebek Markas Begal di Medan Marelan Berhasil, 8 Tersangka Dibawa ke Polda Sumut*

Berita Terbaru