Garudapost.id-Saparua/ Kanwil Ditjenpas Maluku, Lembaga Pemasyarakatan Kelas III Saparua melaksanakan kegiatan pembersihan lahan kebun sebagai bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan sekaligus mendukung program ketahanan pangan. Kegiatan tersebut dipantau langsung oleh Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, bersama Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy, saat warga binaan tamping kebun melakukan pembersihan lahan di area kebun lapas. Senin, 20/07/2026.
Pembersihan difokuskan pada lahan kebun di samping kantor Lapas Saparua. Warga binaan mencabut rumput liar dan gulma yang mulai menutupi area tanam, kemudian memotong serta mengumpulkan seluruh rumput untuk dimusnahkan agar lahan kembali bersih dan siap diolah.
Seluruh kegiatan berlangsung di bawah pengawasan petugas pengamanan. Pembersihan lahan dilakukan dengan mencabut rumput liar dan gulma sebagai persiapan pengolahan tanah untuk mendukung pelaksanaan musim tanam berikutnya seiring kondisi cuaca yang mulai stabil.
Kepala Lapas Kelas III Saparua, Pramuaji Buamonabot, mengatakan bahwa pembersihan lahan menjadi langkah awal sebelum aktivitas penanaman kembali dilaksanakan. “Beberapa waktu terakhir intensitas hujan cukup tinggi sehingga pekerjaan di kebun tidak bisa dilakukan secara maksimal. Sekarang cuaca mulai lebih bersahabat, jadi kami manfaatkan untuk menyiapkan lahan sebaik mungkin. Kalau lahannya sudah siap, musim tanam berikutnya bisa segera dimulai dan pembinaan di bidang pertanian tetap berjalan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Kepala Subseksi Keamanan dan Ketertiban, Donny D. Lekatompessy, menuturkan bahwa setiap kegiatan pembinaan kerja selalu dilaksanakan dengan pengawasan petugas agar keamanan tetap terjaga. “Kami mendampingi seluruh prosesnya mulai dari awal sampai selesai. Dengan begitu kegiatan berjalan tertib, warga binaan bisa bekerja dengan nyaman, dan pembinaan tetap terlaksana sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Sementara itu, warga binaan tamping kebun, M.S., mengaku pembersihan kali ini merupakan lanjutan dari pekerjaan yang sebelumnya telah dilakukan di area belakang lapas. “Rumputnya sudah mulai tinggi, jadi memang harus dibersihkan dulu. Kemarin kami sudah merapikan kebun yang di belakang, sekarang giliran lahan di samping kantor supaya semuanya bersih. Kalau lahannya sudah rapi, nanti kami lebih mudah mengolahnya lagi untuk ditanami,” ungkapnya.
Melalui pembersihan lahan ini, Lapas Kelas III Saparua memastikan area pertanian tetap terpelihara dan siap dimanfaatkan kembali untuk mendukung kegiatan pembinaan kemandirian warga binaan melalui sektor pertanian pada musim tanam berikutnya.

















