
Garudapost.id-Saumlaki/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saumlaki mendukung program strategis pemerintah melalui pelaksanaan Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang diselanggarakan oleh Badan Pusat Statistik (BPS), Selasa (21/7).
Kegiatan pendataan ini diikuti oleh warga binaan yang memenuhi kriteria pendataan sebagai bagian dari upaya mewujudkan data ekonomi nasional yang lengkap, akurat, dan berkualitas. Pelaksanaan sensus berlangsung dengan tertib di Lingkungan Lapas Saumlaki, di mana petugas BPS melakukan pendataan didampingi oleh jajaran petugas pemasyarakatan. Seluruh proses dilaksanakan sesuai prosedur dengan tetap mengedepankan aspek keamanan serta kenyamanan bagi petugas maupun warga binaan.
Kepala Lapas Saumlaki, Agung Wibowo menyampaikan bahwa Lapas siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 sebagai bentuk sinergi antarlembaga dalam menyukseskan agenda nasional. Menurutnya, warga binaan tetap merupakan bagian dari masyarakat yang memiliki hak untuk tercakup dalam pendataan resmi pemerintah, sehingga keberadaan mereka perlu terakomodasi dalam proses pengumpulan data.
“Partisipasi Lapas Saumlaki dalam Sensus Ekonomi 2026 merupakan bentuk dukungan terhadap penyediaan data statistik yang akurat. Kami memastikan seluruh proses pendataan berjalan aman, tertib, dan sesuai ketentuan, sehingga tidak ada warga binaan yang terlewat dari cakupan pendataan nasional,” ujarnya.
Sensus Ekonomi 2026 merupakan program BPS yang bertujuan memperoleh gambaran menyeluruh mengenai aktivitas ekonomi di Indonesia sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan dan perencanaan ekonomi nasional. Pelaksanaan pendataan mencakup berbagai kelompok masyarakat, termasuk penghuni lembaga pemasyarakatan yang masuk dalam cakupan pendataan khusus.
Ketua BPS KKT, Tupa Tampubolon memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada jajaran Lapas Saumlaki yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Lapas Saumlaki yang telah memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026. Sinergi yang terjalin antara BPS dan Lapas Saumlaki menjadi faktor penting dalam memastikan seluruh proses pendataan berjalan lancar, tertib, dan sesuai dengan metodologi yang telah ditetapkan. Kami berharap kolaborasi yang baik ini dapat terus terjalin dalam mendukung penyediaan data statistik yang berkualitas sebagai landasan perencanaan dan evaluasi pembangunan nasiona,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku memberikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan Lapas Saumlaki dalam mendukung sensus ekonomi yang dilakukan BPS untuk warga binaan.
“Keterlibatan jajaran pemasyarakatan dalam menyukseskan pendataan nasional ini merupakan wujud nyata sinergi antara Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan dengan Badan Pusat Statistik dalam menghadirkan data yang akurat, lengkap, dan berkualitas sebagai dasar penyusunan kebijakan pembangunan nasional. Saya berharap seluruh jajaran Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di lingkungan Kantor Wilayah terus memberikan dukungan terhadap setiap program strategis pemerintah dengan mengedepankan profesionalisme, akuntabilitas, dan kolaborasi lintas sektor demi terwujudnya pelayanan publik yang semakin baik,” ungkapnya.
Melalui kegiatan ini, Lapas Saumlaki kembali menegaskan komitmennya untuk terus mendukung berbagai program pemerintah, tidak hanya dalam penyelenggaraan pembinaan warga binaan, tetapi juga dalam menyukseskan program nasional yang memberikan manfaat bagi pembangunan bangsa melalui penyediaan data yang valid, akurat, dan terpercaya.

















