Manokwari, 22 Juni 2026 – Badan Pengurus Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) resmi melantik Badan Pengurus Koordinator Wilayah (Korwil) Paniai di Kota Studi Manokwari pada hari ini, Senin (22/6). Prosesi pelantikan berlangsung di Asrama Mahasiswa Paniai.
Dengan ketukan palu tiga kali, Badan Pengurus IMPT menyatakan pelantikan tersebut sah. “Dengan Rahmat Tuhan Yang Maha Esa, saya Badan Pengurus IMPT melantik dengan sah,” demikian pernyataan resmi dalam prosesi tersebut.
Dalam sambutannya, Nando mengucapkan selamat kepada pengurus baru yang baru dilantik dan berpesan agar tetap semangat. Ia menegaskan agar garis koordinasi menjadi kekuatan antara ikatan dengan koordinator wilayah. “Jangan lupakan hal itu,” harap Nando.
Kegiatan pelantikan dimodernisasi oleh Badan Formatur hingga memberikan kesempatan untuk pelantikan kepada pengurus IMPT. Acara berlangsung mulai pukul 03.00 hingga selesai pukul 04.00 WIT.
Derian Muyapa, selaku Badan Pengurus baru Korwil Paniai, dalam wawancara menyampaikan komitmennya untuk fokus pada visi dan misi, terutama mengenai nasib mahasiswa dan gedung hunian mahasiswa. “Saya berfokus pada visi misi saya terutama tentang nasip mahasiswa dan gedung huni mahasiswa,” ujarnya dengan singkat.
Marinus Kudiai, sebagai Badan Pengurus lama, menyampaikan rasa terima kasih atas dukungan doa dari setiap anggota, mulai dari angkatan tua hingga muda. Dalam kesempatan tersebut, dilakukan penyerahan aset Korwil berupa cap dan beberapa aset lainnya.
Marinus juga mengucapkan selamat kepada pengurus baru dengan pesan agar tidak menjadikan jabatan sebagai kekuasaan, melainkan sebagai teladan untuk semua mahasiswa asal Pania yang ada di Kota Manokwari. “Jangan menjadikan jabatan sebagai kekuasaan tapi jadi teladan untuk semua mahasiswa asal Pania yang ada di kota Manokwari,” pesannya.
Lebih lanjut, Marinus menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh anggota atas setiap kesalahan yang telah dilalui bersama. “Jangan lanjutkan lagi tapi mengevaluasi dari semuanya menjadi terbaik,” tegasnya.
Dewan Penasehat organisasi, Waine, menguatkan sambutan Nando mengenai garis koordinasi dan garis komando. Beliau juga menambahkan pesan agar keamanan di sekitar kita dijaga menjadi kondusif sehingga mahasiswa terlihat sebagai teladan bagi orang lain.
Sementara itu, Pembina Koordinator Wilayah Kabupaten Paniai menyampaikan selamat kepada pengurus baru dan berpesan agar pengurus menjadi simbol yang kerjanya dibantu oleh biro-biro sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) masing-masing. Ia juga menegaskan agar tetap kompak dan menjaga keutuhan organisasi.
Acara pelantikan diakhiri dengan budaya khas Paniai, yaitu waita, yang berlangsung dengan meria

















