Kenal ‘Brimob Gadungan’ di TikTok, Ibu Dosen Muda Palangka Raya Jadi Korban Pemerasan Usai Diajak VCS  

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | Palangka Raya – Kembali terungkap kasus penipuan dan pemerasan bermodus hubungan maya. Seorang dosen muda berinisial Bunga (28), warga Palangka Raya, harus melapor dan curhat ke layanan Cak Sam Polda Kalimantan Tengah setelah menjadi korban tindak kejahatan siber. Ia diancam akan disebarkan video asusilanya oleh seseorang yang dikenal lewat media sosial TikTok, Rabu (13/05/2026).

Peristiwa bermula saat Bunga berkenalan dengan seseorang yang mengaku sebagai anggota Brimob. Untuk meyakinkan korban, pelaku menggunakan foto profil dan unggahan berseragam dinas, padahal akun tersebut palsu dan hanya menggunakan foto orang lain. Terpikat dengan penampilan dan pengakuan tersebut, keduanya menjalin hubungan pacaran secara daring.

Dalam hubungan itu, pelaku kemudian membujuk Bunga melakukan layanan panggilan video atau Video Call Sex (VCS). Tanpa sepengetahuan korban, pelaku merekam seluruh adegan tersebut. Keesokan harinya, pelaku beralasan sedang diperiksa atau dirazia oleh Provos, dan mengaku rekaman video itu ditemukan di gawainya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tak lama kemudian, muncul seseorang yang mengaku sebagai komandan pelaku. Pihak ini menawarkan kesepakatan: kasus tidak akan diproses hukum, nama baik korban tidak akan dibocorkan ke publik maupun media, asalkan Bunga bersedia membayar uang damai sebesar Rp20.000.000.

Merasa diperas dan tidak ingin terus diteror, Bunga yang masih berstatus lajang ini akhirnya nekat melapor ke Cak Sam Polda Kalteng. Ia memilih jalan hukum daripada diam saja menjadi korban pemerasan.

Merespons laporan tersebut, pihak Cak Sam langsung menghubungi pelaku dan memberikan peringatan tegas agar segera menghentikan perbuatan jahatnya, mengembalikan atau menghapus seluruh rekaman, serta mengancam akan membawa kasus ini ke jalur hukum jika dilanggar.

Mendapat teguran keras itu, pelaku akhirnya mengaku bersalah dan meminta maaf. “Iya maaf Pak, gak bakal saya sebar juga Pak, malah jadi bumerang nanti bagi saya,” jawab pelaku saat dihubungi.

Atas kejadian ini, Cak Sam kembali mengingatkan masyarakat agar berhati-hati dalam bergaul di media sosial. Sering kali akun yang terlihat meyakinkan ternyata palsu atau menggunakan identitas orang lain. Publik juga dilarang keras melakukan VCS dengan orang yang belum dikenal benar, karena rekaman dapat digunakan untuk mengancam dan memeras. Kasus ini diharapkan menjadi pelajaran berharga agar kejadian serupa tidak terulang kembali.

Narasumber : Sek Cam

Dari Palangka Raya Priadi Garudapost.id Mengabarkan

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata
Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:26

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Manokwari

FIM-WP Mnukwar Sahkan 20 Kader Baru Lewat Pendidikan Politik

Minggu, 18 Okt 2026 - 09:10