Garudapost.id-Saparua/Kanwil Ditjenpas Maluku, Komitmen menjaga Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Saparua tetap bersih dari penyalahgunaan narkotika terus diwujudkan melalui pelaksanaan tes urine terhadap Warga Binaan. Pemeriksaan dilakukan oleh Staf Kesehatan Lapas Saparua, Senly Matitale, dengan pengawasan langsung dari petugas pengamanan sebagai bagian dari langkah deteksi dini dan penguatan pengawasan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (13/07/2026).
Pemeriksaan dilakukan terhadap dua orang Warga Binaan yang dipilih secara acak. Proses pengambilan sampel urine berlangsung sesuai prosedur, disaksikan dan dipantau petugas pengamanan guna menjamin transparansi serta mencegah adanya penyimpangan selama pelaksanaan kegiatan. Seluruh tahapan pemeriksaan berjalan tertib, aman, dan tetap mengedepankan penghormatan terhadap hak setiap Warga Binaan.
Berdasarkan hasil pemeriksaan yang dilakukan, kedua sampel urine menunjukkan hasil negatif dari indikasi penyalahgunaan narkotika. Temuan tersebut menjadi gambaran bahwa upaya pengawasan, pembinaan, serta pengendalian yang selama ini diterapkan di Lapas Kelas III Saparua terus berjalan secara konsisten dan memberikan hasil yang positif dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban.
Staf Kesehatan Lapas Saparua, Senly Matitale, mengatakan bahwa tes urine merupakan langkah preventif yang dilaksanakan secara berkala untuk memastikan kondisi lingkungan pemasyarakatan tetap sehat dan bebas dari penyalahgunaan narkoba. “Pemeriksaan ini menjadi bagian dari pengawasan kesehatan sekaligus bentuk komitmen kami memastikan tidak ada penyalahgunaan narkotika di dalam Lapas. Hasil negatif yang diperoleh menjadi motivasi untuk terus mempertahankan kondisi ini melalui pemeriksaan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Petugas Pengamanan Randi Maahuri menegaskan bahwa pengawasan dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pemeriksaan berlangsung sesuai prosedur. Menurutnya, kehadiran petugas menjadi bagian dari upaya menjaga ketertiban sekaligus menjamin pelaksanaan tes berjalan dengan baik. “Kami memastikan prosesnya berlangsung aman dan sesuai ketentuan,” singkatnya.
Pelaksanaan tes urine secara acak ini menjadi salah satu bentuk komitmen Lapas Kelas III Saparua dalam mendukung upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika di lingkungan pemasyarakatan. Sinergi antara petugas kesehatan dan pengamanan diharapkan terus menjaga kondisi Lapas yang aman, tertib, dan kondusif sehingga proses pembinaan bagi Warga Binaan dapat berlangsung secara optimal.

















