Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser terus membuktikan komitmennya dalam menjalankan program pembinaan yang produktif dan aplikatif. Melalui pemanfaatan lahan terbatas di area Lapas, kegiatan tersebut di awali dengan memberikan pembimbingan dan pengarahan kepada warga binaan tentang tata cara penyemaian bibit sayur pakcoy. Sabtu (6/6).
Staf Pembinaan Lapas Geser, Alfin Iksan Ramadhan, mengatakan bahwa sayuran pakcoy banyak dipilih sebagai komoditas utama dalam program pelatihan vokasional karena memiliki siklus tanam yang relatif singkat, yakni sekitar 25 hingga 30 hari. Selain mudah ditanan, sayuran ini juga dikenal memiliki nilai ekonomis tinggi dan kaya akan gizi.
“Warga binaan sering kali mengalami keterbatasan akses untuk mengembangkan keterampilan baru di masa pembinaan. Oleh karena itu, inisisasi kami hadirkan agar mereka memiliki keahlian teknis nyata. Selain menghasilkan produksi sayuran yang mendukung pasokan pangan bergizi dan terjangkau, tujuan utamanya adalah membentuk kemandirian mereka kelak,” jelas Alfin.
Di tempat yang sama, Pelaksana Harian (Plh.) Kasubsi Pembinaan, M. Yusuf Kilkoda, menyampaikan bahwa kegiatan budidaya pakcoy ini menjadi bukti nyata bahwa masa pembinaan di lingkungan pemasyarakatan dapat bertransformasi menjadi wadah pengembangan diri yang solutif. Dengan adanya program seperti ini, Lapas Geser turut memperkuat pasokan pangan sekaligus mencetak warga binaan yang terampil, produktif, dan siap berkontribusi di tengah masyarakat.
“Kami harap, momentum ini dapat menjadi bekal keterampilan yang dapat diterapkan sebagai sumber mata pencaharian baru atau peluang wirausaha pada sektor agribisnis yang menopang kehidupan warga binaan setelah masa pembinaan berakhir. Program ini juga kami yakini mampu menumbuhkan rasa percaya diri dan optimisme bahwa mereka mampu menghasilkan karya yang bermanfaat,” ungkap Yusuf. Ia menambahkan, Setelah kembali ke lingkungan bermasyarakat, warga binaan diharapkan mampu meneruskan pengetahuan ini kepada keluarga maupun warga di lingkungannya.
















