Garudapost.id-Piru/ Mengawali pekan kerja dengan semangat dan ketenangan hati, pegawai dan Warga Binaan beragama Kristen di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Piru melaksanakan ibadah buka usbu di Gereja Ebenhaezer Lapas Piru, Senin (2/11). Ibadah rutin yang dilaksanakan setiap Senin pagi ini dipimpin oleh Warga Binaan berinisial SA melalui doa bersama dan renungan firman Tuhan yang terambil dari Filipi 4:4–7.
Suasana ibadah berlangsung khidmat dengan mengajak seluruh peserta menghayati pesan firman Tuhan tentang sukacita, ketekunan dalam doa, serta damai sejahtera yang melampaui segala akal. Pesan tersebut menjadi penguatan rohani bagi pegawai dan Warga Binaan dalam menjalani aktivitas serta tanggung jawab sepanjang pekan.
Kepala Subseksi Registrasi dan Bimbingan Kemasyarakatan, Wikrama Jaya, menyampaikan bahwa ibadah buka usbu menjadi salah satu sarana pembinaan kerohanian yang memberikan ruang bagi Warga Binaan untuk memperkuat iman dan membangun sikap positif.
“Ibadah ini menjadi kesempatan bagi Warga Binaan untuk semakin mendekatkan diri kepada Tuhan, sekaligus menumbuhkan ketenangan hati dan semangat dalam menjalani proses pembinaan,” ungkapnya.
Bagi Warga Binaan berinisial SA, pesan firman Tuhan yang disampaikan dalam renungan menjadi pengingat untuk tetap memiliki harapan dan menjalani kehidupan dengan lebih baik.
“Melalui firman Tuhan hari ini, saya belajar untuk tetap bersukacita, menyerahkan kekhawatiran dalam doa, dan percaya bahwa selalu ada kesempatan untuk memperbaiki diri,” tuturnya.
Terpisah, Kepala Lapas Piru, Hery Kusbandono, menegaskan komitmen jajarannya untuk terus mendukung kegiatan keagamaan sebagai bagian dari pemenuhan hak beribadah dan pembinaan kepribadian.
“Melalui kegiatan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap Warga Binaan dapat membangun kehidupan yang lebih baik, memperkuat nilai-nilai moral, serta mempersiapkan diri untuk kembali ke tengah masyarakat,” ujarnya.
Ibadah buka usbu diharapkan terus menjadi ruang penguatan iman, kebersamaan, dan refleksi diri bagi pegawai maupun Warga Binaan dalam mengawali setiap pekan di Lapas Piru.



















