Garudapost.id-Masohi/ Prestasi membanggakan kembali ditorehkan petugas Pemasyarakatan Maluku. Kepala Regu Pengamanan (Karupam) Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai, Kevin Jose Korintus Revallo, berhasil raih Juara 1 kategori Kumite Senior -84 kg Putra dalam ajang Karate Open Tournament Bupati Maluku Tengah Cup 2026 yang digelar di Gedung Olahraga Nusantara, Senin (2/11).
Keberhasilan ini diraih setelah melalui persaingan ketat di arena pertandingan. Kemenangan tersebut tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga mengharumkan nama Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Maluku dan Lapas Wahai.
Kevin menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan yang diberikan selama proses latihan hingga pertandingan.
“Kemenangan ini tentu berkat kerja keras, latihan yang konsisten, serta dukungan penuh dari pimpinan dan rekan-rekan sejawat di Lapas Wahai, termasuk dari Kanwil Ditjenpas Maluku. Puji syukur saya bisa memberikan yang terbaik dan mengharumkan nama institusi di kancah olahraga karate ini,” ungkap Kevin.
Apresiasi turut disampaikan Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, atas prestasi yang diraih jajarannya di tengah kesibukan menjalankan tugas pengamanan.
“Kami sangat bangga atas pencapaian luar biasa yang diraih oleh rekan kerja kami. Prestasi ini menunjukkan bahwa petugas kami memiliki kedisiplinan, ketangguhan, dan semangat juang yang tinggi, yang tidak hanya diterapkan dalam tugas sehari-hari di Lapas, tetapi juga di kancah kompetisi resmi. Semoga ini menjadi motivasi bagi pegawai lainnya untuk terus berprestasi,” ujar Tersih.
Kepala Kanwil Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, juga mengapresiasi prestasi tersebut sebagai cerminan pembinaan fisik dan mental yang baik di lingkungan kerja.
“Apresiasi setinggi-tingginya atas prestasi membanggakan yang diraih oleh salah satu petugas dari Lapas Wahai. Prestasi ini adalah cerminan dari pembinaan fisik, mental, dan kedisiplinan yang baik di lingkungan Kanwil Ditjenpas Maluku. Teruslah berkarya, junjung tinggi sportivitas, dan jadilah teladan bagi sesama,” tutur Ricky.
Melalui prestasi ini, diharapkan semangat juang dan sportivitas yang ditunjukkan petugas Lapas Wahai dapat memotivasi petugas Pemasyarakatan lainnya untuk terus berprestasi, baik dalam bidang kedinasan maupun pengembangan potensi diri di masyarakat.



















