Lapas Wahai Terima Kunjungan Hakim Wasmat, Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi

Jumat, 24 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai terima kunjungan tim Hakim Pengawas dan Pengamat (Wasmat) Pengadilan Negeri Dataran Hunimoa, Jumat (24/4). Kunjungan ini difokuskan pada pengawasan langsung terhadap pelaksanaan putusan pengadilan serta peninjauan perkembangan pembinaan yang dijalani Warga Binaan.

Kegiatan yang berlangsung di aula Lapas tersebut diisi dengan dialog interaktif dan peninjauan sarana prasarana. Tim Wasmat memantau berbagai fasilitas pendukung, mulai dari area ibadah hingga inovasi sarana kesehatan mandiri yang tersedia di lingkungan Lapas.

Pihak Lapas menyambut baik kunjungan ini sebagai bagian dari upaya menjaga akuntabilitas dan transparansi pelaksanaan pembinaan. Dalam kesempatan tersebut, Kepala Lapas Wahai, Tersih Victor Noya, menyampaikan bahwa koordinasi ini penting untuk mengukur efektivitas program yang telah berjalan.

“Kami sangat terbuka terhadap kunjungan Wasmat ini. Bagi kami, ini bukan sekadar pemeriksaan, melainkan ruang diskusi untuk memastikan bahwa hak-hak Warga Binaan terpenuhi dan program pembinaan tetap berjalan sesuai regulasi,” ujar Tersih.

Dari sisi yudikatif, anggota tim Wasmat, Aditya Royandi Rizkianda, menegaskan bahwa pemantauan pascaputusan merupakan tanggung jawab moral untuk menjamin keadilan yang berkelanjutan. Hal ini dilakukan guna memastikan Narapidana memperoleh hak pembinaan secara layak.

“Tugas kami tidak berhenti saat vonis dijatuhkan. Melalui kunjungan ini, kami ingin melihat langsung bagaimana pembinaan berdampak terhadap perubahan perilaku Narapidana. Kami mengapresiasi kondisi lingkungan Lapas yang kondusif bagi Warga Binaan untuk memperbaiki diri,” jelas Aditya.

Menanggapi kegiatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, turut memberikan dukungan. Ia menilai sinergi antarlembaga penegak hukum merupakan pilar penting dalam mewujudkan sistem Pemasyarakatan yang humanis.

“Sinergi antara jajaran Pemasyarakatan dan pengadilan harus terus diperkuat. Pengawasan yang berkelanjutan sangat diperlukan agar proses pembinaan berjalan optimal serta mampu menyiapkan Warga Binaan kembali ke masyarakat dengan baik,” tegas Ricky.

Melalui pengawasan yang berkelanjutan ini, diharapkan tercipta keselarasan antara putusan hukum dan pelaksanaan pembinaan guna mewujudkan kepastian hukum yang berkeadilan.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Suara Emas Warga Binaan Bergema, Lapas Wahai Meriahkan HBP Ke-62 dengan Lomba Karaoke
Nuansa Kebersamaan Jelang Hari Bhakti Pemasyarakatan, Warga Binaan dan Petugas Ikuti Beragam Lomba
Masyarakat Puas, Layanan Cuci Steam Warga Binaan Lapas Tual Kebanjiran Pelanggan
Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Tual Gelar Razia Mendadak di Blok Hunian
Tindak Lanjut Ikrar Zero Halinar, Lapas Saumlaki Gencar Lakukan Penggeledahan
Gerak Nyata HBP Ke-62, Lapas Saparua Bagi Sembako Pada Lansia
Penguatan Tugas dan Fungsi Pengamanan, Lapas Bandanaira Tingkatkan Kesiapsiagaan Petugas
Rutan Masohi Gelar Aksi Bersih Lingkungan, Sambut HBP ke-62

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 19:32

Suara Emas Warga Binaan Bergema, Lapas Wahai Meriahkan HBP Ke-62 dengan Lomba Karaoke

Jumat, 24 April 2026 - 19:28

Lapas Wahai Terima Kunjungan Hakim Wasmat, Pastikan Hak Warga Binaan Terpenuhi

Jumat, 24 April 2026 - 15:15

Nuansa Kebersamaan Jelang Hari Bhakti Pemasyarakatan, Warga Binaan dan Petugas Ikuti Beragam Lomba

Jumat, 24 April 2026 - 11:11

Masyarakat Puas, Layanan Cuci Steam Warga Binaan Lapas Tual Kebanjiran Pelanggan

Kamis, 23 April 2026 - 09:10

Cegah Gangguan Keamanan, Lapas Tual Gelar Razia Mendadak di Blok Hunian

Berita Terbaru