MANOKWARI, Garudapost.id – Mahasiswa asal Kabupaten Jayawijaya yang sedang menempuh pendidikan di Kota Studi Manokwari meminta Pemerintah Kabupaten Jayawijaya, khususnya Dinas Pendidikan, menerapkan prinsip transparansi dan keterbukaan dalam penyaluran dana pendidikan, meliputi dana studi akhir, dana operasional, dan dana studi berjalan.
Aspirasi tersebut disampaikan dalam konferensi pers yang digelar di Aula Asrama Mahasiswa Jayawijaya, Jalan Tugu Jepang, Amban, Manokwari, Sabtu (18/7/2026).
Ketua Koordinator Wilayah (Korwil) Mahasiswa Jayawijaya Kota Studi Manokwari, Moses Meaga, mengatakan hingga pertengahan Juli 2026 belum ada koordinasi maupun komunikasi resmi dari Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya kepada pengurus Korwil terkait mekanisme penyaluran bantuan pendidikan.
Menurutnya, sejak Mei hingga Juni 2026 tidak pernah ada penyampaian informasi secara terbuka mengenai jadwal pengumpulan berkas maupun tahapan penyaluran bantuan pendidikan. Kondisi tersebut menimbulkan ketidakpastian bagi mahasiswa yang membutuhkan dukungan pembiayaan untuk melanjutkan dan menyelesaikan studi.
“Kami berharap proses penyaluran dana pendidikan dilakukan secara terbuka, transparan, dan akuntabel sehingga seluruh mahasiswa yang memenuhi persyaratan memiliki kesempatan yang sama untuk memperoleh haknya,” ujar Moses.
Mahasiswa juga meminta Dinas Pendidikan Kabupaten Jayawijaya menyampaikan informasi secara jelas mengenai jadwal penyaluran, persyaratan administrasi, mekanisme seleksi, hingga daftar penerima bantuan agar tidak menimbulkan kebingungan maupun kesalahpahaman di kalangan mahasiswa.
Selain itu, mereka mendorong Dinas Pendidikan membangun komunikasi yang aktif dengan pengurus Koordinator Wilayah di setiap kota studi sebagai mitra resmi dalam penyampaian informasi kepada mahasiswa.
Menurut mahasiswa, koordinasi yang baik antara pemerintah daerah dan pengurus Korwil akan mempercepat penyebaran informasi, memastikan proses penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, serta menjamin hak-hak mahasiswa dalam memperoleh layanan pendidikan.
Melalui konferensi pers tersebut, Mahasiswa Jayawijaya Kota Studi Manokwari berharap Pemerintah Kabupaten Jayawijaya memberikan perhatian serius terhadap persoalan penyaluran dana pendidikan sebagai wujud komitmen dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui tata kelola bantuan pendidikan yang transparan, adil, dan bertanggung jawab.(*)















