Mitigasi Risiko, Lapas Wahai Pasang Titik Assembly Point dan Jalur Evakuasi

Kamis, 14 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai pasang tanda titik kumpul (assembly point) dan jalur evakuasi di area strategis sebagai mitigasi risiko menghadapi situasi darurat, Rabu (13/5). Penentuan titik evakuasi dan jalur penyelamatan ini untuk memastikan keselamatan seluruh petugas dan Warga Binaan apabila terjadi bencana alam atau gangguan keamanan yang memerlukan pengosongan bangunan secara cepat.

Pemasangan rambu ini ditempatkan pada titik yang jauh dari jangkauan runtuhan gedung dan dilengkapi dengan penunjuk arah jalur evakuasi yang mudah diakses oleh seluruh penghuni Lapas. Penandaan lokasi ini menjadi Standar Operasional Prosedur keselamatan kerja dan pengamanan fasilitas negara.

Calon Aparatur Sipil Negara selaku inisiator, Naufal Al Amin, menjelaskan penentuan titik kumpul dan jalur evakuasi telah melalui pertimbangan teknis terkait keamanan dan kemudahan akses penyelamatan. “Pemasangan assembly point dan jalur evakuasi ini sangat penting agar saat terjadi keadaan darurat, seluruh petugas dan Warga Binaan mengetahui arah evakuasi yang tepat. Kami memastikan jalur yang dipilih aman dan lokasi titik kumpul mampu menampung massa dalam jumlah banyak untuk memudahkan penghitungan personel,” terangnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan sarana evakuasi ini merupakan komponen wajib dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban di lingkungan Lapas. “Titik kumpul dan jalur evakuasi ini adalah sarana vital untuk meminimalisir jatuhnya korban jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan, seperti kebakaran atau gempa bumi. Dengan adanya penanda yang jelas, kita dapat menciptakan sistem evakuasi yang lebih teratur dan mencegah terjadinya kepanikan masal di blok hunian,” jelasnya.

Terpisah, Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro, mendukung penuh pemenuhan standar keselamatan pada setiap Unit Pelaksana Teknis di wilayahnya. Mitigasi risiko dengan menyediakan assembly point dan jalur evakuasi adalah bentuk kesiapsiagaan instansi dalam menghadapi bencana.

“Saya berharap fasilitas ini tidak hanya dipasang, tetapi juga diikuti dengan simulasi evakuasi secara berkala agar seluruh jajaran di Lapas Wahai memiliki naluri penyelamatan yang baik saat situasi darurat benar-benar terjadi,” harap Ricky.

Pemasangan titik kumpul dan jalur evakuasi yang dilakukan di area Lapas Wahai berlangsung lancar dengan melibatkan petugas teknis untuk memastikan rambu terpasang secara permanen dan terlihat jelas.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan
Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas
Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE
Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda
Wujud Sinergi dan Teladan Toleransi, Kalapas Geser Ikuti Pawai Akbar 1 Muharram 1448 H Di Negeri Geser
Tutup Program Magang, Lapas Saumlaki Lepas Peserta dengan Penuh Apresiasi
Penataan Hunian dan Pembinaan Jadi Fokus, Rutan Ambon Pindahkan 5 Narapidana ke Lapas Ambon
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 12:52

Ibadah Gereja Oikumene Sarana Pembinaan Mental dan Rohani Bagi Warga Binaan

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:46

Lapas Geser Gelar Sosialisasi Anti Korupsi dan Konflik Kepentingan Menuju Pelayanan Prima yang Transparan dan Berintegritas

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:36

Razia Rutin Lapas Saparua, Petugas Amankan Sejumlah Barang Terlarang

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:20

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Bandanaira Kembali Panen 30 Ikat Kacang Panjang di Lahan SAE

Selasa, 16 Juni 2026 - 20:11

Lapas Bandanaira Hadiri Pawai Ta’aruf 1 Muharram 1448 H, Perkuat Sinergitas Bersama Forkopimcam Banda

Berita Terbaru