Tindak Lanjut Pengaduan Masyarakat, Polsek Torgamba Gerebek Lokasi Diduga Sarang Narkoba Di Aek Batu

Jumat, 17 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID | LABUSEL – Dalam rangka mendukung Program Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan serta Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), jajaran Polsek Torgamba bersama tim Gerebek Sarang Narkoba (GSN) melaksanakan penggerebekan di sebuah lokasi yang diduga menjadi tempat peredaran narkotika jenis sabu di wilayah Pinang Awan Cikampak I B, Desa Aek Batu, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Selatan Provinsi Sumatera Utara, Kamis (16/4/2026).

Kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan informasi masyarakat yang menyampaikan keresahan terkait dugaan maraknya peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan mereka. Menanggapi laporan tersebut, Kapolsek Torgamba AKP S. Gurusinga, S.H., memerintahkan personel untuk segera melakukan penyelidikan dan penindakan di lokasi yang dimaksud.

Operasi dipimpin oleh Kanit Reskrim Polsek Torgamba IPTU Rajo Irawan Hamonangan, S.H., M.H., bersama sejumlah personel Polsek Torgamba serta didampingi Ketua GRANAT Labuhanbatu Selatan Rahmad Aruan dan Sekretaris Desa Aek Batu Syahrial.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat tim tiba di lokasi, rumah yang diduga menjadi tempat transaksi narkoba ditemukan dalam keadaan terkunci, Petugas tidak menemukan adanya aktivitas mencurigakan, terduga pelaku tidak berada di tempat, serta tidak ditemukan orang maupun barang bukti terkait tindak pidana narkotika.

Meski demikian, petugas tetap memberikan imbauan kepada masyarakat sekitar agar lebih waspada terhadap bahaya penyalahgunaan narkoba dan segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila mengetahui aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya.

Kapolsek Torgamba AKP S. Gurusinga, S.H., menegaskan bahwa pihaknya akan terus merespons setiap informasi dari masyarakat sebagai bentuk komitmen Polri dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman dan kondusif di wilayah hukum Polsek Torgamba.

“Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara cepat. Peran aktif masyarakat sangat penting dalam upaya bersama memberantas peredaran narkoba,” tegas Kapolsek.

Dengan dilaksanakannya kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) tersebut, diharapkan dapat menekan ruang gerak pelaku peredaran gelap narkoba sekaligus memberikan rasa aman bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Torgamba.

( Ilham/TIM )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Bupati Labuhanbatu Selatan Kunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang
Polres Labuhanbatu Selatan Ringkus Dua Pengedar Sabu Di Sei Kanan, Berawal dari Laporan Dumas Presisi
Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu Di Desa Perkebunan Teluk Panji
Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial Kepada 10 Lansia Di Desa Aek Batu, Sebagai Bentuk Kepedulian Polri Untuk Masyarakat
Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU Amelia Sei Kanan Menjadi Sorotan Warga, Di Harapkan APH Lakukan Pengawasan
Polres Labusel Ungkap 30 Kasus Narkoba, Amankan 36 Tersangka Dalam Operasi Antik 2026, “Komitmen Penuh Berantas Penyalahgunaan Peredaran Narkotika
Kejari Labusel Tahan Mantan Manajer BOS, Kasus Dugaan Korupsi Plang Sekolah Masuk Tahap Penuntutan
Unit Reskrim Polsek Torgamba Sikat Komplotan “Ninja Sawit”, Tiga Pelaku Diciduk Dalam Dua Pengungkapan Beruntun.
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 14:05

Tindak Lanjuti Aduan Masyarakat, Bupati Labuhanbatu Selatan Kunjungi SMP Negeri 1 Kotapinang

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:30

Polres Labuhanbatu Selatan Ringkus Dua Pengedar Sabu Di Sei Kanan, Berawal dari Laporan Dumas Presisi

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:53

Gerak Cepat, Unit Reskrim Polsek Kampung Rakyat Amankan Dua Terduga Pengedar Sabu Di Desa Perkebunan Teluk Panji

Jumat, 24 Juli 2026 - 18:31

Polsek Torgamba Salurkan Bantuan Sosial Kepada 10 Lansia Di Desa Aek Batu, Sebagai Bentuk Kepedulian Polri Untuk Masyarakat

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:33

Dugaan Mafia BBM Bersubsidi di SPBU Amelia Sei Kanan Menjadi Sorotan Warga, Di Harapkan APH Lakukan Pengawasan

Berita Terbaru

Kabupaten Gorontalo

Apdesi Kabupaten Gorontalo Dukung Penganugerahan Pulanga kepada Bupati Sofyan Puhi GORONTALO, Garudapost.id– Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Kabupaten Gorontalo, Efendi Nento, menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap rencana penganugerahan gelar adat Pulanga kepada Bupati Gorontalo, Sofyan Puhi. Menurut Efendi, penganugerahan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat yang telah menjadi jati diri masyarakat Gorontalo. Tradisi adat perlu terus dirawat agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi mendatang. Ia menilai, di tengah perubahan zaman, keberadaan adat dan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya perlu terus diperkuat. Salah satunya melalui penghormatan adat kepada tokoh yang dinilai memiliki perjalanan pengabdian dan kontribusi bagi daerah. “Bagi kami, adat merupakan bagian penting dari identitas masyarakat Gorontalo. Karena itu, setiap upaya untuk menjaga, merawat, dan melestarikan nilai-nilai adat patut mendapatkan apresiasi,” ujar Efendi. Ia juga berpandangan bahwa penghormatan melalui gelar adat tidak semata-mata berkaitan dengan kedudukan seseorang, tetapi dapat menjadi bentuk penghargaan atas pengabdian dan tanggung jawab yang telah dijalankan. Menurutnya, penghormatan adat kepada seorang pemimpin yang masih menjalankan pengabdian merupakan hal yang dapat dipahami dalam kerangka pelestarian tradisi, sepanjang prosesnya dilakukan sesuai mekanisme dan pertimbangan lembaga adat yang berwenang. Efendi menilai, perjalanan pengabdian Bupati Sofyan Puhi menjadi salah satu aspek yang patut diperhatikan dalam proses tersebut. Namun, ia menegaskan pentingnya menghormati musyawarah dan kearifan para pemangku adat sebagai landasan dalam mengambil keputusan. Ia juga mengingatkan bahwa masyarakat Gorontalo memiliki falsafah yang kuat, yakni “Adat bersendikan Syara, Syara bersendikan Kitabullah.” Falsafah ini mencerminkan eratnya hubungan antara adat, nilai keagamaan, dan kehidupan masyarakat. Atas dasar itu, Apdesi Kabupaten Gorontalo mengajak masyarakat untuk menyikapi proses penganugerahan Pulanga dengan bijaksana, tetap menjaga suasana kebersamaan, serta memberikan ruang bagi lembaga adat untuk menjalankan perannya. “Kami berharap upaya ini menjadi bagian dari ikhtiar bersama dalam melestarikan adat Gorontalo. Yang terpenting, seluruh proses tetap mengedepankan kebijaksanaan, penghormatan, dan nilai-nilai luhur yang diwariskan para leluhur,” tutup Efendi. Dukungan Apdesi tersebut diharapkan turut memperkuat kesadaran bersama bahwa pelestarian adat merupakan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat, sekaligus bagian dari upaya menjaga identitas dan warisan budaya Gorontalo.

Kamis, 15 Okt 2026 - 21:59