Garudapost.id, Karawang – Angin perubahan mulai terasa di Desa Amansari, Kecamatan Rengasdengklok. Di tengah dinamika Pilkades 2026-2032, nama Nani Komalasari muncul membawa harapan baru. Ia maju sebagai Calon Kepala Desa dengan semangat besar: mengabdikan diri untuk kampung halaman.
Bagi Nani, maju di Pilkades bukan sekadar kontestasi politik. Ini adalah panggilan hati seorang perempuan yang ingin melihat desanya tumbuh, maju, dan bermartabat.
“Saya maju dengan niat ibadah dan mengabdi. Perempuan juga punya peran penting dalam membangun desa. Dengan hati, dengan kerja nyata, dan dengan gotong royong, kita bisa wujudkan Amansari yang lebih baik,” ujar Nani Komalasari, Membawa Semangat Baru Untuk Amansari.
Melalui desain kampanye resminya, Nani menegaskan visinya: Siap Membawa Desa Amansari Maju Dan Lebih Bermartabat. Kalimat itu bukan sekadar slogan. Di dalamnya ada 5 komitmen nyata yang ingin ia perjuangkan jika diberi amanah oleh warga.
Pertama, Meningkatkan Pelayanan Publik yang Prima. Nani melihat birokrasi desa harus cepat, ramah, dan tanpa ribet. Warga tidak perlu lagi menunggu lama untuk urusan administrasi.
Kedua, Mewujudkan Desa Amansari yang Bersih, Sehat dan Nyaman. Lingkungan yang sehat adalah pondasi keluarga yang kuat. Program kebersihan, drainase, dan ruang publik akan menjadi prioritas.
Ketiga, Mendorong Perekonomian Masyarakat dan UMKM Desa. Nani percaya ibu-ibu PKK, pemuda, dan pelaku usaha kecil adalah penggerak ekonomi. Ia ingin ada pelatihan, permodalan, dan akses pasar yang lebih luas untuk produk Amansari.
Keempat, Meningkatkan Sarana dan Prasarana Desa. Jalan lingkungan, penerangan, dan fasilitas umum harus merata sampai ke pelosok.
Kelima, Membangun Desa dengan Transparansi dan Partisipasi Warga “Desa ini milik kita bersama. Anggaran harus terbuka, dan setiap keputusan harus melibatkan warga,” tegasnya.
Perempuan, Keteladanan dan Kerja Nyata Kehadiran Nani Komalasari sebagai calon Kades juga membuka ruang diskusi baru: tentang kepemimpinan perempuan di desa. Selama ini, sosok perempuan di pemerintahan desa sering berada di balik layar. Kini, Nani ingin maju ke depan, memimpin langsung.
Ia tidak maju sendirian. Di balik langkahnya ada doa keluarga, dukungan warga, dan semangat “Pangkal Perjuangan” dari Kabupaten Karawang yang terus ia pegang.
Foto dirinya di depan Kantor Desa Amansari dengan kepalan tangan dan senyum optimis menjadi simbol. Simbol bahwa perempuan Karawang siap mengambil peran, siap bekerja, dan siap melayani.
“Mohon doa dan dukungannya. Bersama kita wujudkan Desa Amansari yang Lebih Baik,” tutupnya.
Pilkades Amansari 2026-2032 akan menjadi sejarah. Dan di sejarah itu, Nani Komalasari ingin menuliskan kisah tentang keberanian seorang perempuan untuk memimpin, melayani, dan memajukan desanya.
#NaniKomalasari #PerempuanPemimpin #PilkadesAmansari #DesaAmansariMaju #Rengasdengklok #Karawang
Penulis : Kevin
Editor : Redaksi Jabar




























