Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T, Lapas Geser dan Telkom-BAKTI Jalin Sinergi Pemeliharaan Jaringan

Selasa, 6 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Geser/Menegaskan komitmen bersama dalam memangkas kesenjangan digital di wilayah Tertinggal, Terdepan, dan Terluar (3T), Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser menggandeng PT Telkom Indonesia dan Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo untuk melaksanakan pemeliharaan dan optimalisasi jaringan internet berkala di area Lapas Geser, selasa (6/10).

Sinergi lintas sektor ini dikemas dalam bentuk preventive maintenance (pemeliharaan pencegahan) yang bertujuan mendeteksi potensi gangguan sejak dini. Langkah ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas operasional administrasi, sekaligus menjamin hak-hak digital warga binaan serta kelancaran pelayanan publik oleh petugas Lapas Geser.

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Subseksi Admisi dan Orientasi Lapas Geser, M. Yusuf Kilkoda, turun langsung berdiskusi dengan tim teknis guna menyelaraskan penjadwalan serta aspek teknis perawatan infrastruktur.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Yusuf menegaskan bahwa integrasi teknologi yang andal merupakan fondasi utama efektivitas kerja di Lapas Geser. “Konektivitas internet yang stabil merupakan urat nadi bagi kami dalam menyusun laporan administrasi dan memfasilitasi layanan digital operasional. Kolaborasi pemeliharaan berkala ini memastikan seluruh sistem di Lapas berjalan tanpa hambatan,” ujar Yusuf.

Ia menjelaskan, Lapas Geser kini menerapkan strategi interkoneksi yang komplementer untuk menyiasati tantangan geografis yang berat di wilayah 3T. Melalui pengadaan Barang Milik Negara, Lapas Geser telah memasang Starlink untuk mendampingi jaringan utama dari Telkom-BAKTI.

“Kedua jaringan ini bekerja saling melengkapi melalui sistem pembagian beban kerja. Jaringan Telkom-BAKTI kami optimalkan untuk mendukung aplikasi krusial dan sensitif yang membutuhkan latensi stabil, seperti Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) terpusat. Sementara itu, Starlink diandalkan untuk menampung aktivitas dengan kebutuhan besar sekaligus berfungsi sebagai koneksi cadangan otomatis. Jadi, jika jaringan utama terkendala cuaca buruk atau gangguan teknis, operasional Lapas tidak akan lumpuh,” terang Yusuf.

Yusuf juga menambahkan bahwa transformasi digital di era modern menuntut ketersediaan infrastruktur teknologi yang andal, tidak terkecuali bagi instansi yang berada di pelosok negeri. “Sebagai unit pelaksana teknis di wilayah 3T, Lapas Geser kini sangat bergantung pada jaringan internet untuk menjalankan program pelayanan berbasis digital. Di sinilah pentingnya kolaborasi strategis yang solutif dan berdampak nyata antara Telkom selaku penyedia infrastruktur utama, dan BAKTI sebagai penggerak pemerataan digital,” terangnya.

Sementara itu, perwakilan teknisi Telkom, Yudha Bukhari, menjelaskan bahwa pemeriksaan komprehensif ini mencakup pengujian perangkat vital seperti router, modem, dan stabilisator daya.

“Kegiatan preventive maintenance ini kami laksanakan secara berkala tanpa mengenakan biaya tambahan kepada pihak penerima manfaat. Ini adalah wujud pelayanan berkesinambungan kami. Jika terjadi kendala teknis atau penurunan kualitas sinyal di kemudian hari, tim respons cepat kami siap melakukan penanganan darurat,” tegas Yudha Bukhari.

Secara terpisah, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, memberikan apresiasi tinggi atas keharmonisan kolaborasi yang tercipta. Ia menilai langkah bersama ini menjadi bukti nyata bahwa keterbatasan geografis bukan halangan untuk menghadirkan pelayanan publik yang prima.

“Sinergi segitiga antara Lapas Geser, Telkom, dan BAKTI ini adalah manifestasi nyata dari kepedulian negara terhadap pelayanan publik di daerah terpencil. Dengan dukungan jaringan internet yang andal, optimalisasi Sistem Database Pemasyarakatan (SDP) serta implementasi aplikasi online lainnya dapat terwujud secara transparan, modern, dan akuntabel,” pungkas Nober.

Melalui integrasi komitmen dan kolaborasi strategis ini, Lapas Geser optimistis dapat terus menekan disparitas digital, sekaligus mewujudkan sistem pemasyarakatan yang modern, adaptif, dan inklusif.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Kalapas Saumlaki Hadiri Upacara HUT Ke-27 Kabupaten Kepulauan Tanimbar
Wujudkan Hidup Bersih dan Sehat, Lapas Saumlaki Bagikan Perlengkapan Mandi bagi Warga Binaan
Dari Polybag, Warga Binaan Lapas Wahai Belajar Keterampilan untuk Mandiri
Dari Polybag, Warga Binaan Lapas Wahai Belajar Keterampilan untuk Mandiri
Lapas Piru Panen 28 Pepaya California Hasil Kebun Kemandirian Warga Binaan
Panen Sayur Pakcoy, Rutan Ambon Perkuat Pembinaan Kemandirian Warga Binaan
Lapas Geser Perkuat Sinergi dan Pelestarian Budaya Lewat Lomba Tradisional Bale Papeda Semarak HUT Ke-81 TNI
Dorong Kinerja Berkualitas, Rutan Ambon Anugerahkan Pegawai Teladan Periode September 2026
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:01

Kalapas Saumlaki Hadiri Upacara HUT Ke-27 Kabupaten Kepulauan Tanimbar

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:58

Wujudkan Hidup Bersih dan Sehat, Lapas Saumlaki Bagikan Perlengkapan Mandi bagi Warga Binaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:27

Perkuat Akses Digital di Wilayah 3T, Lapas Geser dan Telkom-BAKTI Jalin Sinergi Pemeliharaan Jaringan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:15

Dari Polybag, Warga Binaan Lapas Wahai Belajar Keterampilan untuk Mandiri

Selasa, 6 Oktober 2026 - 17:11

Dari Polybag, Warga Binaan Lapas Wahai Belajar Keterampilan untuk Mandiri

Berita Terbaru

Kabupaten Bone Bolango

Bupati Ismet Mile, Dorong Pelaku UMKM Perempuan Perkuat Ekonomi Keluarga

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:39

Kabupaten Bone Bolango

Bone Bolango Jalani Audit Keamanan Data Kependudukan

Selasa, 6 Okt 2026 - 21:11