Program Kemandirian Pertanian Hidroponik Lapas Geser Ditinjau Mitra BPS Kabupaten Seram Bagian Timur

Selasa, 28 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Geser/Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Geser kembali menunjukkan eksistensinya sebagai Lembaga pembinaan yang produktif dan terbuka bagi sinergi lintas sektoral. Kali ini, Lapas Geser mendapat kunjungan dari mitra Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Seram Bagian Timur (SBT), Selasa (28/7). Kunjungan ini bertujuan untuk melaksanakan pengumpulan Data Survei Hortikultura Lainnya (VN-Horti) sekaligus melakukan Updating Direktori Usaha Pertanian Lainnya (DUTL) di lingkungan Lapas Geser.

​Kedatangan rombongan mitra BPS Kabupaten Seram Bagian Timur disambut langsung oleh Kasubsi Pembinaan, Junaidi Laisouw bersama staf di ruang aula Lapas Geser. ​Dalam diskusi tersebut, Junaidi Laisouw menyambut baik kolaborasi ini. Ia menyampaikan apresiasi atas atensi BPS terhadap sektor pertanian produktif yang dikembangkan di Lapas Geser.

​”Kami sangat terbuka dan mendukung penuh langkah BPS Kabupaten SBT dalam pemutakhiran data pertanian ini. Kehadiran program pembinaan kemandirian di lapas tidak hanya bertujuan untuk memberikan keterampilan kerja bagi warga binaan, tetapi juga siap berkontribusi secara terbuka dalam penyediaan data statistik pertanian yang akurat bagi daerah,” ujar Junaidi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

​Sebagai rangkaian kegiatan, rombongan mitra BPS kemudian diajak untuk melihat dari dekat sarana pembinaan kemandirian di bidang pertanian dengan metode hidroponik yang dikelola dan dirawat langsung oleh Warga Binaan. Dalam peninjauan tersebut, rombongan BPS tampak antusias mengamati sayuran hijau yang tumbuh subur dengan sistem sirkulasi air yang tertata rapi dengan sistem hidroponik modern dan modifikasi dengan wadah bambu. dalam kesempatan ini, warga binaan yang aktif dalam program kemandirian ini turut mendampingi dan menjelaskan proses bercocok tanam mulai dari penyemaian bibit hingga masa panen.

Ketua rombongan mitra BPS Kabupaten SBT, Hamzah Hasan, mengatakan bahwa kunjungannya bersama tim merupakan upaya konkret BPS yang secara khusus untuk mendata kegiatan pertanian di wilayah Seram Bagian Timur. “Pendataan yang kami lakukan untuk mendata program pertanian yang sedang digencarkan di Lapas Geser, sekaligus untuk melihat target muara dari hasil budidaya tersebut. Hasil ini sebagai gambaran dan data akurat bagi kami bahwa ternyata ada aktivitas usaha pertanian di lingkup Lapas. Harapan kami, kegiatan pertanian ini dapat tetap dilanjutkan sehingga bisa menjadi salah satu sumber penghasilan bagi warga binaan sekaligus menjawab kebutuhan pangan internal,” ungkapnya.

Menanggapi kunjungan kerja tersebut, Kepala Lapas Geser, Nober Hasanda, menyampaikan apresiasi tinggi kepada tim mitra BPS Kabupaten SBT. Beliau menegaskan bahwa program pembinaan di Lapas Geser saat ini terus diarahkan untuk mencetak warga binaan yang produktif dan siap kembali ke masyarakat dengan keterampilan nyata.

“Kami sangat berterima kasih dan menyambut positif kedatangan mitra BPS Kabupaten SBT dalam rangka pengumpulan Data Survei Hortikultura serta Updating Direktori Usaha Pertanian Lainnya di Lapas Geser. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa Lapas Geser konsisten menunjukkan eksistensinya sebagai Lembaga pembinaan yang produktif dan terbuka bagi sinergi lintas sektoral,” ujar Kalapas.

Nober menambahkan bahwa pemanfaatan metode hidroponik dalam program ini diproyeksikan untuk mendukung ketahanan pangan. Hasil panen tidak hanya dikonsumsi oleh warga binaan, tetapi juga dipasarkan ke masyarakat. Keuntungan penjualan tersebut dialokasikan sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP), premi warga binaan dan keberlanjutan budidaya. “Melalui pendataan BPS, kami berharap kerja keras warga binaan tercatat akurat sebagai kontribusi sektor pertanian di Seram Bagian Timur,” pungkas Nober.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lapas Piru Perkuat Deteksi Dini Lewat Penggeledahan Rutin Blok Hunian
Kalapas Piru Turut Andil Perkuat Sinergi 3 Lembaga dalam Optimalisasi Pelaksanaan Persidangan Elektronik
Warga Binaan Beragama Kristen Laksanakan Ibadah Oikumene sebagai Wujud Pembinaan Kerohanian
Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht, Kalapas Piru Perkuat Sinergi Penegakan Hukum
Perkuat Pembinaan Kerohanian, Lapas Saumlaki Gandeng Komunitas Api Menyala
Sidang TPP Bersama Kanwil Ditjenpas Maluku, Lapas Saparua Cegah Kelebihan Kapasitas Hunian
Layanan Kesehatan Intensif, Lapas Tual Gelar Pemeriksaan Rutin bagi Warga Binaan
KUHAP Baru, Ditjenpas Maluku Bahas Mekanisme Sidang Elektronik
Berita ini 6 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08

Lapas Piru Perkuat Deteksi Dini Lewat Penggeledahan Rutin Blok Hunian

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:00

Kalapas Piru Turut Andil Perkuat Sinergi 3 Lembaga dalam Optimalisasi Pelaksanaan Persidangan Elektronik

Rabu, 29 Juli 2026 - 10:23

Warga Binaan Beragama Kristen Laksanakan Ibadah Oikumene sebagai Wujud Pembinaan Kerohanian

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:13

Hadiri Pemusnahan Barang Bukti Inkracht, Kalapas Piru Perkuat Sinergi Penegakan Hukum

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:49

Perkuat Pembinaan Kerohanian, Lapas Saumlaki Gandeng Komunitas Api Menyala

Berita Terbaru