K2BPT Papua Barat Minta Penyaluran Bantuan Ditunda, Tegaskan Harus Lewat Mekanisme Resmi.

Selasa, 14 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

MANOKWARI, Garudapost.id – Kepala Suku Kerukunan Keluarga Besar Masyarakat Pegunungan Tengah (K2BPT) Provinsi Papua Barat, Apner A. Itlay, secara resmi mengimbau seluruh pihak, termasuk TNI dan Polri, untuk menunda sementara penyaluran bantuan kepada masyarakat Pegunungan Tengah. Imbauan ini disampaikan di Manokwari, Senin (13/04/2026), guna memastikan penyaluran bantuan berjalan sesuai mekanisme organisasi yang sah.

Imbauan tersebut disampaikan menyusul rencana penyaluran bantuan bahan makanan (bama) dan ternak berupa anak babi dari Kodam XVIII/Kasuari dalam waktu dekat. Bantuan itu disebut akan diserahkan kepada pihak yang mengatasnamakan kepala suku Pegunungan Tengah, yakni Dangguwa dan Marinus Adi.

Namun demikian, Apner A. Itlay menegaskan bahwa pihaknya menolak penyaluran bantuan yang tidak melalui mekanisme resmi organisasi K2BPT. Ia menilai, penggunaan nama kepala suku tanpa dasar yang sah dapat menimbulkan kesalah pahaman di tengah masyarakat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jangan mengatasnamakan kepala suku Pegunungan Tengah untuk menerima bantuan secara sepihak tanpa kordinasi kami pengurus. Semua harus melalui jalur yang sah dan sesuai kesepakatan bersama,” tegas Apner.

Ia menjelaskan, sebelumnya bantuan serupa dari Kodam XVIII/Kasuari telah diarahkan kepada Kepala Suku Pegunungan Tengah, Abnet Itlay, pada akhir Februari 2026. Namun bantuan tersebut ditolak karena belum dilaksanakannya Rapat Kerja (Raker) K2BPT dan belum adanya kesepakatan internal organisasi.

Menurut Apner, saat ini K2BPT berada dalam posisi menunda (pending) seluruh bentuk bantuan dari pihak manapun hingga pelaksanaan Raker dilaksanakan dan menghasilkan keputusan bersama.

“Saya selaku ketua yang dilantik secara resmi menegaskan bahwa untuk sementara bantuan kami pending. Ini bukan penolakan, tetapi bagian dari penertiban mekanisme organisasi agar penyaluran bantuan berjalan transparan, terkoordinasi, dan melalui pengurus yang sah,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa tidak terdapat dualisme kepemimpinan dalam tubuh K2BPT. Kepemimpinan yang sah, kata dia, adalah yang telah dilantik secara resmi, sementara pihak lain tetap berada dalam struktur organisasi dan wajib mengikuti aturan  organisasi yang berlaku.

Apner juga meminta agar imbauan ini menjadi perhatian serius bagi Kodam XVIII/Kasuari dan instansi terkait lainnya, guna menghindari potensi konflik dan kesalahpahaman di tengah masyarakat pegunungan di  provinsi Papua Barat

“Harapan kami, semua pihak dapat menghormati mekanisme organisasi sehingga setiap kepentingan organisasi K2BPT berjalan transparan, adil, dan tidak menimbulkan konflik,” tambahnya.

Ia turut mengklarifikasi bahwa informasi terkait penyaluran bantuan ternak anak babi dari Kodam XVIII/Kasuari kepada pihak tertentu yang mengatasnamakan pengurus K2BPT tidaklah benar.

Dengan penegasan tersebut, Apner berharap seluruh masyarakat Pegunungan Tengah di Papua Barat, khususnya di Kabupaten Manokwari, dapat tetap menjaga nama baik organisasi serta memperkuat persatuan dan solidaritas.

“Kita harus menjaga nama baik organisasi dan masyarakat Pegunungan Tengah agar persatuan tetap terjaga secara harmonis, terkoordinasi, dan semakin kuat di Papua Barat,” tutupnya.(*)

 

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Mahasiswa STT Erikson Stritt Gelar Seminar Kepemimpinan Berkarakter dan Takut Akan Tuhan
Panitia Kurban Masjid Darul Ulum Amban Siapkan 600 Paket Daging untuk Masyarakat
Polda Papua Barat Gelar Shalat Idul Adha 1447 H dan Distribusikan Daging Qurban kepada Masyarakat
Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi” Bangun Kesadaran Kritis Mahasiswa, Pelajar, dan Orang Asli Papua
Ratusan Pemuda Ikuti Sosialisasi dan Pelantikan Kepengurusan Pemuda Papua Barat di UMPB
Kadispora Papua Barat Hadiri Sosialisasi dan Pelantikan Kepengurusan Pemuda di Universitas Muhammadiyah Papua Barat
PAL-KOAP Papua Barat Gelar Aksi Bersih Kota Sambut Pesparawi Nasional di Manokwari
Bupati Yuni Wonda Tegaskan Komitmen Bangun SDM Papua Lewat Pembangunan Asrama Mahasiswa
Berita ini 81 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:21

Mahasiswa STT Erikson Stritt Gelar Seminar Kepemimpinan Berkarakter dan Takut Akan Tuhan

Rabu, 27 Mei 2026 - 23:46

Panitia Kurban Masjid Darul Ulum Amban Siapkan 600 Paket Daging untuk Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 13:24

Polda Papua Barat Gelar Shalat Idul Adha 1447 H dan Distribusikan Daging Qurban kepada Masyarakat

Rabu, 27 Mei 2026 - 10:52

Nobar dan Diskusi Film Dokumenter “Pesta Babi” Bangun Kesadaran Kritis Mahasiswa, Pelajar, dan Orang Asli Papua

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:21

Ratusan Pemuda Ikuti Sosialisasi dan Pelantikan Kepengurusan Pemuda Papua Barat di UMPB

Berita Terbaru