Garudapost.id Manokwari, 07 juni , 2026 – Ikatan Mahasiswa Pegunungan Tengah (IMPT) Manokwari telah melaksanakan aksi long march yang dimulai sejak pukul 08.00 WIT di dua titik kumpul, yaitu Gerbang Universitas Papua (Unipa) dan depan Kantor Lurah Amban. Kedua rombongan berhasil bergabung dan memusatkan aksi di kawasan Lampu Merah Makalew, Manokwari.
Hingga pukul 11.00 WIT, seluruh mahasiswa yang tergabung masih menyampaikan orasi secara bergantian di lokasi. Situasi berlangsung kondusif meskipun ruas jalan di kawasan Plokade masih dijaga ketat oleh aparat Kepolisian Manokwari, Polda Papua Barat.
Negosiasi antara perwakilan mahasiswa IMPT dan pihak kepolisian telah berlangsung dan memasuki tahap kedua. Dalam negosiasi tersebut, pihak kepolisian menyampaikan beberapa tawaran sebagai bentuk fasilitasi terhadap aspirasi mahasiswa, di antaranya:
1. Jika mahasiswa memiliki kendaraan, pihak kepolisian siap mengawal pergerakan mahasiswa menuju lokasi yang dituju.
2. Pihak kepolisian akan memfasilitasi pengalihan lokasi untuk penyampaian aspirasi.
3. Pihak kepolisian berkomitmen untuk menghadirkan instansi atau pejabat terkait di lapangan guna mendengar langsung tuntutan mahasiswa.
Namun hingga saat ini, belum ada titik temu atau keputusan mutlak antara pihak kepolisian dan mahasiswa IMPT. Mahasiswa masih bertahan di lokasi dan menunggu kejelasan lebih lanjut guna memastikan agar aspirasi dapat disampaikan langsung di lokasi tujuan awal, yaitu Kantor Hukum dan HAM Papua Barat
IMPT Manokwari menyampaikan bahwa aksi ini merupakan bentuk ekspresi konstitusional dan hak sipil mahasiswa dalam menyuarakan keadilan dan penegakan hukum di Papua Barat. Mahasiswa berharap aparat kepolisian dapat membuka ruang dialog yang lebih luas dan tetap mengedepankan pendekatan humanis demi terciptanya solusi bersama.
Kami juga mengimbau seluruh elemen masyarakat untuk tetap tenang dan mengawal jalannya proses negosiasi ini secara damai.
















