Kenal TNI Gadungan di Medsos Lalu Diajak VCS, Siswi SMA Diancam Sebar Video

Kamis, 30 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | PALANGKA RAYA – Seorang siswi SMA berinisial Bunga (16) mencari pertolongan ke Cak Sam Polda Kalteng. Remaja ini menjadi korban ancaman dan pemerasan oleh seorang laki-laki yang mengaku sebagai anggota TNI, namun ternyata palsu atau gadungan.

Dalam pengaduannya, Bunga menceritakan bahwa awalnya ia berkenalan dengan pelaku melalui Instagram. Pria tersebut mengaku bertugas di Sumatera Selatan dan berhasil merayu Bunga hingga mau diajak berpacaran secara online dan melakukan Video Call Sex (VCS).

Tanpa disadari, aktivitas terlarang tersebut direkam oleh pelaku. Keesokan harinya, pelaku melakukan modus kejahatan dengan mengaku terkena razia Polisi Militer (PM) dan rekaman video tersebut ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Dia mengancam akan menyebarkan video syur tersebut kalau saya tidak transfer uang sebesar Rp5 juta untuk ‘menutup kasus’. Bahkan saya ditakut-takuti kalau kasus ini akan diberitakan di TV One dan media besar lainnya,” curhat Bunga dengan nada ketakutan.

Menanggapi laporan tersebut, Cak Sam segera menghubungi pelaku untuk memberikan peringatan keras. Cak Sam menegaskan bahwa menyebarkan konten pornografi adalah tindakan kriminal yang diancam hukuman penjara.

Mendapat teguran tegas, pelaku akhirnya ketakutan, mengurungkan niatnya, dan bersedia menghapus seluruh rekaman video tersebut dari gawainya.

Dalam kesempatan ini, Cak Sam kembali mengingatkan dan memberikan himbauan keras kepada masyarakat, khususnya remaja.

“Stop VCS dengan siapapun, apalagi dengan orang yang baru dikenal di media sosial. Ingat, VCS bisa direkam layar dan nantinya akan dijadikan alat untuk pengancaman serta pemerasan,” tegas Cak Sam.

Narasumber : Cak Sam

Editor : Priadi Garudapost.id

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata
Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Berita ini 15 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 20:26

Masyarakat dan APDESI Kotawaringin Lama Sampaikan Enam Tuntutan, Desak Pemerintah Pusat Tangani Karhutla Secara Nyata

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Berita Terbaru

Kabupaten Manokwari

FIM-WP Mnukwar Sahkan 20 Kader Baru Lewat Pendidikan Politik

Minggu, 18 Okt 2026 - 09:10