Warga Binaan Lapas Wahai Tekuni Budidaya Buncis dan Tomat untuk Bekal Kemandirian

Kamis, 7 Mei 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Wahai/ Warga Binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Wahai tekuni perawatan bibit buncis dan tomat di area lahan pertanian Lapas, Kamis (7/5). Kegiatan tersebut menjadi bagian program pembinaan kemandirian guna bekali Warga Binaan dengan keterampilan praktis di bidang pertanian dan agribisnis selama jalani masa pidana.

Proses perawatan dilakukan secara intensif mulai dari penyemaian, penyiraman, hingga pemupukan rutin agar bibit dapat tumbuh optimal dan hasilkan panen berkualitas.

Petugas yang mengawasi kegiatan, George Riupassa, menjelaskan bahwa pendampingan dilakukan untuk memastikan Warga Binaan memahami teknik budidaya yang baik dan benar. “Kami mendampingi mereka mulai dari proses penyemaian hingga perawatan. Fokus utama kami adalah memastikan Warga Binaan memahami teknik pertanian yang tepat agar hasil panen nantinya berkualitas,” ujar George.

Salah satu Warga Binaan yang terlibat aktif, DS, mengaku kegiatan pertanian memberi pengalaman baru sekaligus menjadi ruang pembelajaran yang bermanfaat. “Saya belajar banyak tentang cara menjaga kelembapan tanah dan menangani hama. Kegiatan ini membuat waktu kami di sini lebih bermanfaat dan menjadi bekal ketika kembali ke masyarakat nanti,” katanya.

Kepala Subseksi Pembinaan Lapas Wahai, Merpaty Mouw, mengatakan pemilihan komoditas buncis dan tomat didasarkan pada nilai ekonomi serta kemudahan perawatan yang sesuai dengan kondisi iklim setempat.
“Kami memilih tanaman yang masa panennya relatif singkat namun memiliki nilai jual yang baik. Melalui kegiatan ini, Warga Binaan tidak hanya belajar bercocok tanam, tetapi juga memahami peluang usaha yang dapat dikembangkan setelah bebas nanti,” tuturnya.

Sementara itu, Pelaksana Harian Kepala Lapas Wahai, La Joi, menegaskan bahwa program pertanian merupakan bagian dari pembinaan yang berorientasi pada perubahan dan pemberdayaan Warga Binaan. “Lapas bukan hanya tempat menjalani pidana, tetapi juga ruang pembelajaran dan pembinaan. Kami ingin Warga Binaan memiliki keterampilan yang bermanfaat serta mampu kembali ke masyarakat dengan lebih siap dan produktif,” ungkapnya.

Program pembinaan kemandirian ini mendapat dukungan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Maluku, Ricky Dwi Biantoro. Ia menilai kegiatan pertanian di Lapas Wahai menjadi langkah positif dalam mendukung ketahanan pangan sekaligus memperkuat pembinaan berbasis keterampilan. “Lapas Wahai menunjukkan komitmen dalam mengembangkan pembinaan kemandirian yang produktif. Saya berharap kegiatan seperti ini terus berkelanjutan sehingga Warga Binaan memiliki bekal keterampilan dan kepercayaan diri saat kembali ke masyarakat,” ujarnya.

Saat ini, ribuan bibit buncis dan tomat terus dirawat dengan target panen dalam beberapa bulan ke depan. Hasil panen nantinya diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan internal lapas maupun kebutuhan masyarakat sekitar.

 

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lapas Saumlaki Nyatakan Ikrar Bersama Berantas Halinar
Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, HP, dan Penipuan, Lapas Geser Gelar Ikrar, Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama TNI-POLRI
Tindak Lanjut Perintah Dirjen PAS, Rutan Ambon Laksanakan Tes Urine bagi Warga Binaan dan Petugas
Perketat Deteksi Dini, Lapas Wahai Tes Urine dan Cek Kesehatan Tahanan Baru
LPKA Ambon Perkuat Komitmen Zero Narkoba Lewat Tes Urine dan Penyuluhan Anti Narkoba
Wujudkan Lingkungan Sehat, Lapas Geser Gandeng Puskesmas, Gelar Skrining TB-HIV dan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
LPKA Ambon Bangun Sinergi Koordinasi Penguatan Pembinaan Rohani Anak Binaan Bersama Sinode GPM
Sinergi Kanwil Ditjenpas Maluku – Sinode GPM ; “Dari Spiritual Menuju Pemasyarakatan Prima
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 8 Mei 2026 - 14:18

Lapas Saumlaki Nyatakan Ikrar Bersama Berantas Halinar

Jumat, 8 Mei 2026 - 13:35

Tegaskan Komitmen Pemasyarakatan Bersih dari Narkoba, HP, dan Penipuan, Lapas Geser Gelar Ikrar, Razia Gabungan dan Tes Urine Bersama TNI-POLRI

Jumat, 8 Mei 2026 - 10:43

Tindak Lanjut Perintah Dirjen PAS, Rutan Ambon Laksanakan Tes Urine bagi Warga Binaan dan Petugas

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:25

Perketat Deteksi Dini, Lapas Wahai Tes Urine dan Cek Kesehatan Tahanan Baru

Kamis, 7 Mei 2026 - 22:23

Warga Binaan Lapas Wahai Tekuni Budidaya Buncis dan Tomat untuk Bekal Kemandirian

Berita Terbaru