MANOKWARI, Garudapost.id – Bupati Kabupaten Puncak Jaya, Yuni Wonda, menegaskan komitmennya dalam membangun sumber daya manusia (SDM) Papua melalui sektor pendidikan dengan menghadirkan fasilitas asrama mahasiswa di sejumlah kota studi.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui pembangunan asrama mahasiswa di tiga kota studi utama, yakni Manokwari, Makassar, dan Gorontalo, sebagai bagian dari program prioritas Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya dalam mendukung pendidikan generasi muda Papua.
Pernyataan itu disampaikan Yuni Wonda usai meresmikan Asrama Mahasiswa Kabupaten Puncak Jaya di Kota Studi Manokwari, Papua Barat, Rabu (20/5/2026).
Dalam keterangannya, Yuni Wonda menjelaskan bahwa sebelum meresmikan asrama mahasiswa di Manokwari, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya lebih dahulu membangun asrama mahasiswa di beberapa kota studi lainnya.
Menurutnya, asrama mahasiswa di Gorontalo dibangun dengan anggaran lebih dari Rp4 miliar dan saat ini dihuni sekitar 79 mahasiswa asal Puncak Jaya. Sementara itu, asrama mahasiswa di Makassar telah ditempati sekitar 150 mahasiswa.
Sedangkan pembangunan Asrama Mahasiswa Kabupaten Puncak Jaya di Manokwari dibangun menggunakan Dana Otonomi Khusus (Otsus) dengan nilai anggaran lebih dari Rp5 miliar.
Yuni Wonda mengatakan pembangunan asrama mahasiswa merupakan bagian dari empat program prioritas Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya, yakni pendidikan, kesehatan, penguatan ekonomi masyarakat, dan pembangunan sosial kemasyarakatan.
“Kenapa pendidikan menjadi prioritas utama, karena pendidikan sangat penting untuk masa depan generasi Papua. Melalui pendidikan, karakter dan pola pikir generasi muda dapat dibangun untuk mempersiapkan masa depan Papua yang lebih baik,” ujarnya.
Ia menuturkan pemerintah daerah hadir untuk memastikan mahasiswa memiliki tempat tinggal yang layak agar dapat fokus mengikuti perkuliahan dan menyelesaikan studi tepat waktu.
Bupati juga mengibaratkan asrama mahasiswa sebagai honai bagi generasi muda Papua, tempat berkumpul untuk belajar, berdiskusi, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan.
“Hari ini asrama yang kita bangun ini ibarat honai bagi generasi muda Papua. Tempat mereka berkumpul, belajar, berdiskusi, dan mempersiapkan diri menjadi pemimpin masa depan,” ungkapnya.
Selain menyediakan bangunan asrama, Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya juga berkomitmen melengkapi fasilitas penunjang yang masih kurang, seperti kebutuhan air bersih, komputer, dan perlengkapan elektronik lainnya.
“Fasilitas yang masih kurang nanti kami akan lengkapi seperti air bersih, komputer dan lainnya,” katanya.
Pada kesempatan tersebut, Yuni Wonda turut mengingatkan mahasiswa agar menjaga asrama dengan baik dan tidak terlibat dalam aktivitas negatif seperti minuman keras maupun perjudian.
“Asrama ini dipakai untuk belajar, berdoa, rapat mahasiswa, dan kegiatan positif lainnya. Tidak boleh ada minuman keras dan perjudian di tempat ini,” tegasnya.
Sementara itu, ketua Korwil puncak jaya, Lenus Kullua, menyampaikan rasa syukur atas peresmian asrama yang dinilai menjadi langkah penting dalam mendukung pendidikan mahasiswa asal Puncak Jaya di Manokwari.
“Hari ini kami mengucap syukur kepada Tuhan karena atas kasih dan penyertaan-Nya sehingga kegiatan peresmian Asrama Mahasiswa Kabupaten Puncak Jaya di Manokwari dapat terlaksana dengan baik,” ujar Lenus.
Ia mengatakan, mewakili mahasiswa dan badan pengurus korwil mahasiswa Puncak Jaya, pihaknya memberikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Puncak Jaya yang telah berkomitmen membangun fasilitas pendidikan bagi mahasiswa.
“Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada bapak bupati, ibu sekda, ketua DPRK, dan seluruh OPD yang telah membantu sejak awal pembangunan hingga peresmian asrama ini,” katanya.
Menurut Lenus, keberadaan asrama mahasiswa menjadi pondasi penting dalam mencetak generasi muda dan SDM Kabupaten Puncak Jaya di masa depan.
Selain itu, pihak mahasiswa juga menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah daerah, di antaranya kebutuhan air bersih, bantuan komputer dan alat elektronik untuk menunjang proses belajar, hingga usulan pembangunan gereja bagi mahasiswa dan masyarakat sekitar.
“Kami melihat perkembangan zaman semakin maju sehingga mahasiswa juga membutuhkan alat elektronik dan komputer agar tidak tertinggal dalam persaingan pendidikan,” ujarnya.
Lenus juga berharap Bupati Puncak Jaya terus diberikan kekuatan dalam membangun generasi muda Papua, khususnya mahasiswa asal Kabupaten Puncak Jaya.
“Kami berharap bapak bupati terus diberi kekuatan dan kepercayaan untuk membangun generasi muda Papua, khususnya mahasiswa Kabupaten Puncak Jaya,” tutupnya.(*)

















