GARUDAPOST.ID√√ Kota Gorontalo – Sebagai anak angkat dari ibu Suwarni Pakili, saya bersama saudara kandungnya membawa ibu kami ke Rumah Sakit Siti Khadijah, Jalan Nani Wartabone No. 101, Kelurahan Heledulaa Selatan, Kecamatan Kota Timur, Kota Gorontalo, pada Minggu, 24 Mei 2026. Di tengah perjalanan, keraguan sempat menghantui: apakah rumah sakit tetap melayani di hari libur?
Kami pun mencoba menghubungi dr. Rusli Katili, Direktur RS Siti Khadijah, melalui WhatsApp. Tak lama kemudian, beliau langsung merespons dan mengarahkan— begitu juga Bapak Fanly Katili sebagai Komite Hukum RS, yang juga merupakan salah satu advokat kondang Gorontalo. Meskipun hanya lewat pesan singkat WA dan melalui telepon selular, beliau memberikan penjelasan secara rinci yang sangat jelas serta arahan yang membantu dari jauh, memastikan kami tidak tersesat dan tahu pasti ke mana harus menuju begitu tiba di rumah sakit.
Dengan rasa lega, kami melanjutkan perjalanan. Sesampainya di gerbang rumah sakit, petugas keamanan langsung mengarahkan kami ke Unit Gawat Darurat (UGD). Begitu masuk, dr. Taufiq yang bertugas hari itu, bersama perawatnya, segera memeriksa kondisi ibu kami. Mereka menanyakan gejala secara detail, menjelaskan diagnosis dengan sabar, dan bahkan langsung memberikan obat minum untuk penanganan awal.
“Kami datang sebagai keluarga biasa, tanpa kenalan atau koneksi. Tapi dilayani sepenuh hati — cepat, ramah, dan tanpa perlakuan istimewa maupun diskriminasi,” ungkap saya.
Pengalaman ini menjadi bukti nyata bahwa RS Siti Khadijah tidak hanya hadir saat dibutuhkan, tapi juga menjunjung tinggi prinsip keadilan.
Kami sangat mengapresiasi pelayanan ini — dan berharap semangat ini terus dijaga:
Baik rakyat biasa, pejabat, maupun keluarga dekat pimpinan rumah sakit sendiri — semuanya harus mengikuti prosedur yang sama.
Karena keadilan dalam pelayanan kesehatan bukan sekadar slogan, tapi diwujudkan dalam tindakan — bahkan di hari Minggu sekalipun.
Di tengah kekhawatiran akan layanan yang terbatas di hari libur, RS Siti Khadijah justru menunjukkan komitmennya: kesehatan adalah hak semua orang, tanpa terkecuali.
Jurnalis/Wartawan: RK
Editor: Ruslam












