Garudapost.id-Maluku/ Empat Taruna dan Taruni Politeknik Ilmu Pemasyarakatan (Poltekip) Tingkat II Angkatan 59 melaporkan diri dan diterima oleh Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, didampingi Kepala Bagian Umum, Sarwono, sebelum melaksanakan Orientasi Lapangan (Orlap) pada Unit Pelaksana Teknis Pemasyarakatan di wilayah Maluku, Kamis (18/6).
Melalui kegiatan ini, para taruna dan taruni memperoleh penguatan terkait integritas, disiplin, profesionalisme, serta pemahaman mengenai tugas dan fungsi pemasyarakatan. Orientasi lapangan diharapkan menjadi sarana pembelajaran untuk mengenal secara langsung pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan dinamika kerja di Unit Pelaksana Teknis.
Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Maluku, Ricky Dwi Biantoro, menegaskan agar para taruna memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menambah wawasan dan pengalaman di lapangan. “Manfaatkan orientasi lapangan ini untuk belajar sebanyak mungkin dari para petugas. Jadikan pengalaman di lapangan sebagai bekal untuk memahami tugas dan fungsi pemasyarakatan secara utuh sehingga mampu menjadi insan pemasyarakatan yang profesional dan berintegritas,” ujar Ricky.
Sementara itu, Kepala Bagian Umum, Sarwono, mengingatkan para taruna dan taruni agar senantiasa menjaga disiplin, etika, dan sikap selama menjalani orientasi lapangan. Menurutnya, kemampuan akademik harus diimbangi dengan karakter yang baik sehingga para taruna dapat menjadi teladan serta mampu beradaptasi dengan lingkungan kerja pemasyarakatan.
Selain itu, Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan, Zulkifli Bintang, menekankan pentingnya memahami pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang berorientasi pada pelayanan dan pembinaan. Ia berharap para peserta dapat memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mempelajari berbagai proses kerja secara langsung, termasuk pola pembinaan warga binaan dan pelayanan kepada masyarakat sesuai ketentuan yang berlaku.
Salah satu Taruna Poltekip Angkatan 59, Yusran, menyampaikan bahwa orientasi lapangan memberikan kesempatan untuk memahami secara langsung implementasi tugas pemasyarakatan. “Arahan yang diberikan menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kompetensi, disiplin, dan integritas. Kami berharap dapat memperoleh pengalaman berharga yang dapat menjadi bekal saat menjalankan tugas sebagai petugas pemasyarakatan di masa depan,” ungkap Yusran.
Melalui orientasi lapangan ini, para taruna dan taruni diharapkan mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh selama pendidikan ke dalam praktik kerja di lapangan serta meningkatkan kesiapan mereka sebagai sumber daya manusia pemasyarakatan yang profesional, berintegritas, dan siap mengemban tugas sebagai abdi negara.

















