WAMENA, Garudapost.id– Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Distrik Musatfak, Wilebaga Wetipo, A.Md.Pi, mengajak masyarakat untuk kembali mengembangkan sektor pertanian dengan membuka lahan perkebunan di kawasan belakang Kantor Distrik Musatfak, Kabupaten Jayawijaya, pada Senin (13/7/2026).
Lahan yang dibuka diperkirakan seluas 1 hingga 2 hektare dan direncanakan menjadi kawasan perkebunan produktif yang dikelola bersama masyarakat sebagai upaya meningkatkan ketahanan pangan serta pemanfaatan potensi alam yang dimiliki distrik tersebut.
Dalam kegiatan itu, Wilebaga Wetipo tidak hanya memberikan arahan, tetapi juga turun langsung bekerja bersama masyarakat. Menurutnya, seorang pemimpin harus memberi teladan melalui tindakan nyata, bukan hanya memberikan instruksi dari balik meja.
“Seorang pemimpin tidak harus duduk manis di kursi. Pemimpin harus hadir di tengah masyarakat, bekerja bersama mereka, dan memberi contoh agar masyarakat semakin termotivasi,” ujarnya.
Ia berharap masyarakat Distrik Musatfak dapat memanfaatkan lahan yang tersedia untuk kegiatan pertanian daripada menghabiskan waktu dengan aktivitas yang kurang produktif.
Menurutnya, pengembangan sektor pertanian merupakan salah satu langkah strategis untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memanfaatkan sumber daya alam yang telah dianugerahkan Tuhan.
Wilebaga juga menyampaikan filosofi lokal yang menjadi pegangan dalam kepemimpinannya, yakni “Hiki Aworok, Hape Awolok”, yang dimaknai sebagai tangan harus bergerak lebih dahulu sebelum mulut berbicara.
Filosofi tersebut, katanya, menegaskan pentingnya memberi teladan melalui tindakan nyata.
Ia mengajak seluruh masyarakat Distrik Musatfak untuk kembali mengolah kebun dan mengembangkan potensi pertanian sebagai bagian dari upaya membangun kemandirian ekonomi masyarakat.
“Kita memiliki tanah yang subur dan potensi alam yang besar. Mari kita kembali ke kebun, bekerja bersama, dan memanfaatkan anugerah Tuhan ini demi kesejahteraan masyarakat Distrik Musatfak,” tutupnya.(*)

















