Pedagang Sayur di Pasar Kobakma Berharap Hari Pasar Ditambah untuk Tingkatkan Pendapatan

Sabtu, 11 Juli 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOBAKMA, Garudapost.id – Seorang pedagang sayur di Pasar Kobakma, Kabupaten Mamberamo Tengah, Martina Daby, berharap Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah melalui dinas terkait dapat menambah hari operasional pasar dari satu hingga enam hari dalam sepekan.

Hal tersebut disampaikan agar hasil bumi masyarakat dapat dipasarkan setiap hari dan mampu meningkatkan pendapatan para pedagang.

Saat ditemui awak  media di kawasan Pasar Kobakma, Sabtu (11/7/2026), Martina Daby mengatakan dirinya telah lama menjual berbagai jenis sayuran, seperti kol, wortel, kentang, dan daun bawang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Pasar Kobakma merupakan pasar sentral yang menjadi tempat bagi mama-mama Papua memasarkan hasil pertanian, mulai dari sayur-mayur hingga umbi-umbian. Namun, aktivitas jual beli saat ini hanya berlangsung pada hari pasar tertentu, sehingga peluang memperoleh penghasilan masih terbatas.

Martina menjelaskan, sebagian besar sayuran yang dijual didatangkan dari Wamena melalui jalur darat menggunakan mobil pikap dengan jumlah sekitar tiga hingga empat karung setiap kali pengiriman.

Ia berjualan pada hari pasar, yakni Selasa, Kamis, dan Sabtu, dengan harga yang disesuaikan dengan jenis dan kebutuhan pembeli.

“Kalau dagangan habis terjual, pendapatan saya bisa mencapai sekitar Rp300 ribu dalam sehari. Tetapi kalau pembeli sepi, biasanya hanya sekitar Rp150 ribu,” ujarnya.

Martina berharap Pemerintah Kabupaten Mamberamo Tengah, khususnya dinas yang membidangi perdagangan dan koperasi, dapat meninjau kembali jadwal operasional Pasar Kobakma dengan menambah hari pasar dari Senin hingga Sabtu.

Menurutnya, penambahan hari pasar tidak hanya akan meningkatkan pendapatan para pedagang, tetapi juga memberikan kesempatan lebih besar bagi petani lokal untuk memasarkan hasil bumi mereka setiap hari.

“Kami berharap pemerintah dapat menambah hari pasar agar hasil pertanian masyarakat bisa terjual setiap hari. Dengan begitu, ekonomi mama-mama Papua dan petani di Mamberamo Tengah juga akan semakin meningkat,” harap Martina.(*)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Lulusan Polbangtan Manokwari Kembangkan Budidaya Cabai Rawit di Jayawijaya, Siap Bantu Petani Lokal
Jelang Peresmian BBM Baru B50 Oleh Presiden Prabowo Pertalite di jumlah SPBU Karawang Serempak Kosong
Pembayaran Pajak Kendaraan Kini Bisa Dicicil, Samsat Kabupaten Bekasi Permudah Layanan Wajib Pajak
P3A Realisasikan Program P3TGAI di Desa Tanjungmekar kecamatan Pakisjaya- kabupaten karawang 
Kejari Majalengka Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI
P3A Mekar Tani Realisasikan Program P3-TGAI di Kelurahan Mekarjati, Didukung Aspirasi Saan Mustopa dan Dian Pahrud Jaman
Program Pandai Berhitung Metode GASING Fase II di Lanny Jaya Resmi Ditutup
P3A Jasa Tirta Realisasikan Program P3TGAI di Desa makmurjaya- kecamatan Jayakerta -karawang
Berita ini 29 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 09:54

Pedagang Sayur di Pasar Kobakma Berharap Hari Pasar Ditambah untuk Tingkatkan Pendapatan

Kamis, 9 Juli 2026 - 07:02

Jelang Peresmian BBM Baru B50 Oleh Presiden Prabowo Pertalite di jumlah SPBU Karawang Serempak Kosong

Kamis, 9 Juli 2026 - 06:43

Pembayaran Pajak Kendaraan Kini Bisa Dicicil, Samsat Kabupaten Bekasi Permudah Layanan Wajib Pajak

Rabu, 8 Juli 2026 - 09:20

P3A Realisasikan Program P3TGAI di Desa Tanjungmekar kecamatan Pakisjaya- kabupaten karawang 

Rabu, 8 Juli 2026 - 08:54

Kejari Majalengka Tetapkan Dua Tersangka dalam Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah KONI

Berita Terbaru