Bupati Toba Lantik 39 Pejabat, Tekankan Integritas, Profesionalisme dan Inovasi Pelayanan Publik

Kamis, 6 Agustus 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GARUDAPOST.ID

TOBA / BALIGE – Bupati Toba, Effendi Sintong P. Napitupulu, melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan terhadap 39 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Toba, Kamis (6/8/2026), di Balai Data Kantor Bupati Toba. Pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi sekaligus penguatan birokrasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mempercepat pencapaian program pembangunan daerah.

Sebanyak 39 pejabat yang dilantik terdiri atas enam Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, 16 Pejabat Administrator, dan 17 Pejabat Fungsional. Untuk jabatan pimpinan tinggi pratama, pelantikan dilakukan sebagai tindak lanjut hasil uji kompetensi yang telah dilaksanakan pada Juli 2026.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Enam pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Donny Raymond Simamora sebagai Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga, Porman Nainggolan sebagai Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Tumpal Panjaitan sebagai Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Wanri Josua sebagai Kepala Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Ketenagakerjaan, Tagom M. Sihotang sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja, serta Maradu Napitupulu sebagai Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Bapperida).

Dalam sambutannya, Bupati Effendi menegaskan bahwa mutasi, rotasi, dan promosi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi pemerintahan yang bertujuan meningkatkan efektivitas birokrasi sekaligus memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan semakin baik. Menurutnya, jabatan yang diberikan bukanlah sekadar penghargaan, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui kinerja nyata.

Ia meminta seluruh pejabat yang baru dilantik segera beradaptasi dengan lingkungan kerja masing-masing, memahami tugas pokok dan fungsi jabatan, serta mampu menghadirkan perubahan positif yang berdampak langsung bagi masyarakat.

Dalam arahannya, Bupati menyampaikan sebelas poin penting sebagai pedoman bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Pertama, menjaga integritas, loyalitas, disiplin, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan. Kedua, mempercepat proses adaptasi terhadap tugas baru dengan menguasai peraturan perundang-undangan serta kebijakan yang menjadi dasar pelaksanaan pekerjaan.

Ketiga, membangun komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi yang harmonis dengan seluruh pemangku kepentingan, baik secara vertikal maupun horizontal, sehingga setiap program pemerintah dapat berjalan efektif dan tepat sasaran.

Keempat, terus melahirkan inovasi pelayanan publik yang cepat, transparan, akuntabel, dan berbasis digital agar mampu menjawab tuntutan masyarakat yang semakin berkembang.

Bupati juga mengingatkan bahwa Kabupaten Toba merupakan salah satu kawasan tujuan pariwisata super prioritas nasional.

Oleh karena itu, setiap perangkat daerah dituntut mampu menciptakan iklim kerja yang kondusif, baik di lingkungan internal maupun dalam membangun hubungan dengan masyarakat, dunia usaha, serta para pemangku kepentingan lainnya.

Arahan berikutnya menekankan pentingnya membangun solidaritas antarsesama pegawai, memperkuat semangat kerja sama, serta melibatkan masyarakat dan sektor swasta dalam mendukung berbagai program pembangunan daerah.

Menurutnya, pembangunan hanya dapat berjalan optimal apabila seluruh elemen bergerak secara bersama-sama dengan semangat kebersamaan dan dedikasi.

Selain itu, para aparatur sipil negara diminta terus meningkatkan citra positif pemerintah melalui pelayanan yang sederhana, mudah diakses, cepat, tepat, dan akurat. Seluruh pejabat juga didorong meningkatkan kompetensi, kapasitas, dan kualitas diri agar mampu menjadi ASN yang profesional, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan.

Bupati turut mengingatkan pentingnya menjunjung tinggi etika birokrasi, menghindari konflik kepentingan, serta menjauhi segala bentuk perbuatan tercela yang dapat mencederai kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.

Khusus kepada para camat yang baru dilantik, Effendi menegaskan bahwa camat merupakan perpanjangan tangan kepala daerah sekaligus ujung tombak pelayanan pemerintah di tingkat kecamatan.

Karena itu, camat dituntut memiliki kepekaan terhadap berbagai persoalan masyarakat, mampu bertindak cepat, inovatif dalam mencari solusi, memahami regulasi, memperkuat koordinasi lintas sektor, serta terus mendorong pelayanan publik yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital.

Ia juga meminta para camat menempati rumah dinas yang telah disediakan pemerintah agar lebih dekat dengan masyarakat dan dapat memberikan pelayanan setiap saat apabila dibutuhkan.

Sementara itu, kepada para pejabat fungsional, Bupati menekankan agar terus meningkatkan profesionalisme sesuai bidang keahlian masing-masing. Menurutnya, pejabat fungsional harus mampu menjadi tenaga ahli yang memiliki kompetensi tinggi dan menjadi penggerak peningkatan kualitas pelayanan di perangkat daerah.

Menutup arahannya, Bupati Effendi menyatakan keyakinannya bahwa seluruh pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, semangat kerja keras, dan dedikasi untuk mendukung percepatan pembangunan Kabupaten Toba.

“Saya percaya, dengan semangat, kerja keras, dedikasi yang tinggi, serta kebersamaan, kita mampu mewujudkan Toba Mantap 2029,” tegasnya.

Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Toba Audi Murphy O. Sitorus, Sekretaris Daerah Paber Napitupulu, Ketua TP PKK Kabupaten Toba Ny. Astita Effendi Napitupulu, para asisten, staf ahli bupati, Kepala BKPSDM Donald Simanjuntak, Plt Inspektur Ronald Gultom, pimpinan perangkat daerah, serta sejumlah tamu undangan lainnya.

Facebook Comments Box

Penulis : Tomuan.S

Editor : S Tarigan

Berita Terkait

Dorong Peningkatan Pelayanan Publik, Bappelitbangda Toba Gelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah 2026
Dugaan Penerapan Standar K3 Belum Optimal pada Proyek Revitalisasi Gedung SMP di Kabupaten Toba
Bupati Toba Tegaskan Stop Kekerasan dan Bullying Terhadap Anak
Patroli Blue Light Malam Minggu, Polres Toba Pastikan Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif
Diduga Terjadi Manipulasi Dokumen, Warga Pardinggaran Desak Kepala SDN 173554 Berikan Klarifikasi
Diduga Material dan Kayu Hasil Pelebaran Jalan Berpotensi Disalahgunakan
Rapat Koordinasi Persiapan Evaluasi TP PKK Provsu, Astita Simanjuntak Minta Sinergi Lintas Sektoral Dioptimalkan
Sinyal Internet Lumpuh Seharian di Habornas, Kabel Optik Putus Akibat Proyek Pelebaran Jalan Parsoburan
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 6 Agustus 2026 - 17:39

Bupati Toba Lantik 39 Pejabat, Tekankan Integritas, Profesionalisme dan Inovasi Pelayanan Publik

Rabu, 5 Agustus 2026 - 23:09

Dorong Peningkatan Pelayanan Publik, Bappelitbangda Toba Gelar Lomba Inovasi Perangkat Daerah 2026

Rabu, 5 Agustus 2026 - 12:16

Dugaan Penerapan Standar K3 Belum Optimal pada Proyek Revitalisasi Gedung SMP di Kabupaten Toba

Selasa, 4 Agustus 2026 - 18:58

Bupati Toba Tegaskan Stop Kekerasan dan Bullying Terhadap Anak

Minggu, 2 Agustus 2026 - 16:36

Patroli Blue Light Malam Minggu, Polres Toba Pastikan Kamtibmas Tetap Aman dan Kondusif

Berita Terbaru