REJANG LEBONG –Garudapost.id Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) jenjang Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Rejang Lebong Tahun 2026 resmi dimulai. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Rejang Lebong, Zakaria Effendi, M.Pd., membuka kegiatan tersebut sekaligus melakukan pemukulan gong sebagai tanda dimulainya seluruh rangkaian perlombaan di lapangan SD Negeri 04 Rejang Lebong, Sabtu (22/8/2026).


FTBI merupakan kegiatan puncak dari program revitalisasi bahasa daerah yang menjadi ruang bagi para pelajar untuk mengenal, menggunakan, sekaligus menunjukkan kemampuan berbahasa daerah. Sejumlah cabang perlombaan digelar, di antaranya menulis dan membaca puisi, mendongeng, pidato, serta menulis dan membaca Aksara Ulu. Kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa dan budaya daerah, khususnya bahasa Rejang dan Lembak.
Pembukaan FTBI turut dihadiri perwakilan Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, Ketua Panitia FTBI Amanah Murni, SE., Kepala SD Negeri 04 Rejang Lebong Yanti Supriyanti, S.Pd., M.TPd., kepala sekolah dan guru se-Kabupaten Rejang Lebong, Kabid Pembina Sekolah, Ketua MKKS, dewan juri, pengawas, peserta lomba, Lurah Banyumas, perangkat lingkungan, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Zakaria Effendi menegaskan bahwa FTBI bukan sekadar ajang untuk memperebutkan juara. Menurutnya, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menjaga bahasa daerah agar tidak kehilangan tempat di tengah perkembangan zaman. Bahasa daerah, kata dia, merupakan bagian dari identitas masyarakat yang di dalamnya terkandung nilai budaya, sejarah, adat istiadat, dan kearifan lokal yang perlu diwariskan kepada generasi berikutnya.
“Anak-anak jangan malu menggunakan bahasa daerah. Berani tampil, berani belajar, dan mencintai budaya sendiri juga merupakan sebuah prestasi,” pesan Zakaria kepada para peserta. Ia berharap FTBI menjadi ruang bagi siswa untuk belajar, berkreasi, dan berekspresi sekaligus membangun rasa bangga terhadap bahasa daerah. Ia juga mengapresiasi Balai Bahasa Provinsi Bengkulu, panitia, dewan juri, guru, pendamping, orang tua, serta seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan FTBI 2026.
Sementara itu, SD Negeri 04 Rejang Lebong berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam ajang tersebut. Biaga berhasil meraih Juara 1 tingkat Kabupaten, sementara Iksan, Alif, dan Valen meraih Juara 3. Queen juga berhasil membawa pulang Juara 3 Mendongeng Bahasa Rejang tingkat Kabupaten, sedangkan Shaka meraih Juara 3 Menulis Aksara Ulu tingkat Kabupaten. Kepala SD Negeri 04 Rejang Lebong, Yanti Supriyanti, menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada seluruh siswa atas capaian tersebut. Prestasi itu dinilai menjadi bukti bahwa pelestarian bahasa daerah dapat tumbuh kuat ketika mendapat dukungan dari sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.(Umidi)

























