JAKARTA, GARUDAPOST.ID — Anggota Komite IV DPD RI, Nelson Wenda, mengusulkan pembangunan rumah sakit vertikal di Papua Pegunungan sebagai salah satu langkah strategis untuk memperkuat pemerataan layanan kesehatan di wilayah tersebut.
Usulan itu disampaikan Nelson dalam Rapat Kerja (Raker) Komite IV DPD RI bersama Kementerian PPN/Bappenas RI di Ruang GBHN Nusantara V, Gedung DPD/DPR/MPR RI, Jakarta, Senin (14/9/2026).
Raker tersebut membahas pelaksanaan Undang-Undang RPJPN 2025–2029, termasuk sinkronisasi RAPBN 2027 dengan RKP 2027, RPJMN 2025–2029, serta arah pembangunan jangka panjang nasional 2025–2045.
Dalam forum tersebut, Nelson menyoroti sejumlah program prioritas pemerintah yang dinilai perlu diselaraskan dengan kebutuhan daerah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG)dan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).
“Saya tidak melihat program yang sinkron dengan kebutuhan daerah. Kita mendukung program MBG, tetapi praktiknya masih banyak anak sekolah yang keracunan dan ini riil,” ujar Nelson.
Selain mengevaluasi program prioritas nasional, Nelson menekankan pentingnya pemerataan infrastruktur, khususnya fasilitas kesehatan di Papua Pegunungan.
Ia mendorong pembangunan rumah sakit vertikal agar masuk dalam salah satu prioritas strategis nasional, sehingga dapat memperkecil kesenjangan pelayanan kesehatan antara wilayah perkotaan dan daerah pelosok.
Nelson menegaskan, penyediaan fasilitas kesehatan merupakan bagian dari tanggung jawab negara sebagaimana amanat Pasal 34 ayat (3) UUD 1945, yang menyatakan bahwa negara bertanggung jawab atas penyediaan fasilitas pelayanan kesehatan dan fasilitas pelayanan umum yang layak.
Pada kesempatan tersebut, Nelson juga menyerahkan secara langsung dokumen aspirasi masyarakat Papua Pegunungan kepada Kementerian PPN/Bappenas RI untuk menjadi bahan tindak lanjut dalam perencanaan pembangunan nasional.(Redaksi)
Editor : Admin
Sumber Berita: https//:Garudapost.id


























