Nelson Wenda Minta Kemenkeu Tinjau Kembali Alokasi TKD Papua Pegunungan

Senin, 14 September 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, GARUDAPOST.ID— Anggota Komite IV DPD RI asal Papua Pegunungan, Nelson Wenda, meminta Kementerian Keuangan meninjau kembali alokasi Transfer ke Daerah (TKD) untuk Provinsi Papua Pegunungan dalam pembahasan RUU APBN Tahun Anggaran 2027.

Hal itu disampaikan Nelson dalam Rapat Kerja Komite IV DPD RI bersama Menteri Keuangan RI Purbaya Yudhi Sadewa beserta jajaran Kementerian Keuangan di Jakarta, Senin (14/9/2026).

Raker tersebut membahas arah kebijakan fiskal nasional 2027, mulai dari asumsi ekonomi makro, pendapatan negara, belanja negara, defisit, pembiayaan hingga alokasi TKD.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum itu, Nelson menyoroti alokasi TKD Papua Pegunungan yang menurutnya belum menjawab kebutuhan dan keluhan pemerintah daerah maupun masyarakat.

Saya minta kepada Menteri Keuangan melakukan peninjauan kembali terhadap alokasi TKD berkaitan dengan banyaknya keluhan dari gubernur dan kepala daerah lainnya. Saya minta Kementerian Keuangan untuk mempertimbangkan kembali,” kata Nelson.

Ia menilai Papua Pegunungan menghadapi tantangan geografis dan tingginya biaya ekonomi yang perlu menjadi pertimbangan dalam kebijakan fiskal pemerintah pusat.

Provinsi Papua Pegunungan saat ini menjadi salah satu provinsi termahal dan termiskin dengan beban daerah tingkat kemahalan ekonomi yang tinggi. Contohnya, harga satu sak semen di Wamena itu Rp500 ribu,” sambungnya.

Nelson berharap Menteri Keuangan dapat melakukan pertemuan khusus dengan Gubernur dan para Bupati di Papua Pegunungan untuk membahas kebutuhan daerah dan mencari formulasi alokasi TKD yang lebih sesuai untuk tahun anggaran 2027.

Saya pikir Menteri Keuangan dapat bertemu secara khusus dengan Gubernur dan Bupati Provinsi Papua Pegunungan untuk mencari solusi dan formulasi yang cocok untuk alokasi TKD 2027,” ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Nelson juga menyerahkan dokumen aspirasi masyarakat Papua Pegunungan kepada Kementerian Keuangan RI untuk menjadi bahan pertimbangan dan tindak lanjut dalam penyusunan kebijakan anggaran.(Redaksi)

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Raker Bersama Bappenas, Nelson Wenda Usulkan Rumah Sakit Vertikal di Papua Pegunungan
Kanus Kogoya Soroti Akses Kali Kemabu, Warga Masih Pikul Sepeda Motor
Prof. Sutan Nasomal: Organisasi Pers Perlu Gelar Sertifikasi Wartawan
Pimpinan Dan Anggota DPC PKB  Boltara Hadiri Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta
Prof. Dr. KH. Sutan Nasomal, S.H., M.H. Perkuat Kipra di Bidang Hukum, Pendidikan, Organisasi, dan Pengabdian kepada Masyarakat
“Prof. Sutan Nasomal Minta Presiden Evaluasi KPK: Penegakan Hukum Korupsi Harus Beri Efek Jera”
Prof. Nelson Pomalingo Doakan Almarhum H. Rachmat Gobel Husnul Khatimah Saat Melayat di Rumah Duka
Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 20:50

Nelson Wenda Minta Kemenkeu Tinjau Kembali Alokasi TKD Papua Pegunungan

Senin, 14 September 2026 - 20:33

Raker Bersama Bappenas, Nelson Wenda Usulkan Rumah Sakit Vertikal di Papua Pegunungan

Senin, 14 September 2026 - 07:19

Kanus Kogoya Soroti Akses Kali Kemabu, Warga Masih Pikul Sepeda Motor

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:56

Prof. Sutan Nasomal: Organisasi Pers Perlu Gelar Sertifikasi Wartawan

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:41

Pimpinan Dan Anggota DPC PKB  Boltara Hadiri Pelantikan di Taman Fatahillah Jakarta

Berita Terbaru