25 Ekor Sapi Diperiksa, Karantina Maluku Pantau Ancaman MTBC di Kobisadar

Jumat, 9 Oktober 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id-Malteng/Di balik aktivitas peternakan masyarakat, ada satu hal yang tak boleh luput dari perhatian: kesehatan hewan. Sebab, penyakit pada hewan bukan hanya berdampak pada produktivitas dan ketahanan pangan, tetapi juga dapat berpengaruh terhadap kesehatan manusia.

Untuk itu, dalam kegiatan Pemantauan Hama dan Penyakit Hewan Karantina (HPHK) Tahun 2026, dilakukan pemantauan terhadap Mycobacterium Tuberculosis Complex (MTBC), kelompok bakteri yang salah satunya dapat menyebabkan Bovine Tuberculosis (TBC pada sapi).

Kegiatan dilaksanakan di Kecamatan Kobisadar, Kabupaten Maluku Tengah, dengan target pemeriksaan sebanyak 25 ekor sapi. Pemantauan dilakukan melalui uji tuberkulin (Skin Test). Setelah penyuntikan, kondisi sapi diamati kembali dalam kurun waktu 72 jam untuk melihat respons terhadap uji tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bukan sekadar pemeriksaan rutin, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk memperoleh data yang akurat mengenai status, situasi, tingkat kejadian, serta sebaran penyakit di berbagai wilayah Indonesia.

Lebih jauh, pemantauan MTBC merupakan bagian dari penerapan prinsip One Health, yaitu pendekatan yang melihat keterkaitan erat antara kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. Pasalnya, MTBC memiliki sifat zoonosis, sehingga pengendalian penyakit pada hewan juga menjadi bagian dari upaya melindungi kesehatan masyarakat.

Dari satu ekor sapi yang diperiksa, ada data yang dikumpulkan. Dari data tersebut, ada risiko yang dapat dipetakan. Dan dari pemetaan itu, langkah perlindungan dapat dilakukan lebih tepat. Karena menjaga kesehatan hewan hari ini, berarti turut menjaga kesehatan masyarakat dan ketahanan pangan Indonesia.

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Jumat Berkah, Lapas Wahai Berbagi Sembako dengan Warga yang Membutuhkan
Lapas Wahai Gandeng TNI-Polri Dirikan Pos Bantuan Pengamanan Bersama
Sinergi Lapas Geser dan KUA Seram Timur, Perkuat Spiritual Warga Binaan Melalui Pembinaan Rohani Materi “Sabar”
Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Geser Optimalkan Pembinaan Agribisnis Bagi Warga Binaan Lewat Budiaya Cabai
Jumat Produktif, Lapas Geser Gandeng Peserta Magang Gelar Bakti Sosial Bersih-Bersih Lingkungan
Asah Keterampilan dan Kreativitas, Warga Binaan Rutan Ambon Kembali Hasilkan Sofa Berkualitas
Semarak HUT ke-27 Kabupaten Kepulauan Tanimbar, Bapas Saumlaki Hadir dalam Upacara Peringatan
Bina Mental dan Optimisme, Kemenag KKT Hadirkan Pelayanan Rohani bagi Warga Binaan Lapas Saumlaki
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:59

Jumat Berkah, Lapas Wahai Berbagi Sembako dengan Warga yang Membutuhkan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 17:10

Lapas Wahai Gandeng TNI-Polri Dirikan Pos Bantuan Pengamanan Bersama

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16

Sinergi Lapas Geser dan KUA Seram Timur, Perkuat Spiritual Warga Binaan Melalui Pembinaan Rohani Materi “Sabar”

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:40

25 Ekor Sapi Diperiksa, Karantina Maluku Pantau Ancaman MTBC di Kobisadar

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:09

Dukung Ketahanan Pangan, Lapas Geser Optimalkan Pembinaan Agribisnis Bagi Warga Binaan Lewat Budiaya Cabai

Berita Terbaru