Dari Air Mata hingga Senyum Anak Negeri, Kapolda Maluku Utara Ajak Warga Tinggalkan Hasutan Demi Damai

Senin, 6 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapots.id – Dua momen berbeda namun sarat makna mewarnai kunjungan Kapolda Maluku Utara Irjen Pol. Drs. Waris Agono, M.Si. di wilayah terdampak konflik Kecamatan Patani Barat, Halmahera Tengah, Maluku Utara. Minggu (5/4).

Di satu sisi, suasana haru tak terbendung saat Kapolda memeluk seorang warga yang menangis di tengah puing bangunan yang hangus terbakar. Warga tersebut tampak menunduk, larut dalam kesedihan, sementara Kapolda menenangkan dengan pelukan hangat, sebuah gambaran nyata luka yang ditinggalkan konflik.

Namun di sisi lain, harapan justru terlihat dari wajah anak-anak yang menyambut kedatangan Kapolda. Dengan polos dan penuh semangat, mereka berdiri berjajar sambil memberi salam hormat dan menyanyikan lagu Indonesia Raya. Kapolda pun membalas dengan senyum dan gestur hangat, menciptakan suasana yang kontras dari duka menuju harapan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Momen ini menjadi simbol bahwa di tengah luka yang masih terasa, masa depan tetap harus dijaga. Anak-anak menjadi pengingat bahwa kedamaian adalah warisan yang harus diperjuangkan bersama.

Di hadapan warga, Kapolda menyampaikan pesan yang kuat dan menyentuh bahwa “Hasutan menyebabkan konflik, dan konflik akan selalu meninggalkan luka dan tangis, untuk itu mari tinggalkan hasutan demi masa depan NKRI yang lebih damai.”

Pesan tersebut menggema di tengah masyarakat yang masih berupaya bangkit dari dampak konflik. Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali merajut persaudaraan dan tidak mudah terprovokasi.

Kehadiran Kapolda di tengah warga bukan sekadar memastikan situasi keamanan, tetapi juga membawa pendekatan humanis, merangkul, mendengar, dan menguatkan.

Dari pelukan penuh air mata hingga senyum anak-anak yang penuh harapan, tersirat satu pesan kuat: bahwa kedamaian bukan hanya kebutuhan hari ini, tetapi juga untuk masa depan generasi berikutnya.

( Nurbaya )

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Oknum Kepala Desa,Oknum Babinsa Dan Oknum Wartawan Interpensi Jurnalis Pembuat Berita Dugaan Pungli 
GEGER! Ayah Kandung di Banyusari Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditahan Polisi
Pujabakti Waisak 2570 TB di Candi Jiwa Batujaya, Simbol Toleransi dan Pelestarian Budaya Karawang
Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya
Paturay Tineung SMPN 8 Karawang Barat, Momen Haru dan Penuh Prestasi Lepas Siswa Tahun Ajaran 2025/2026
*KSAD Jenderal Maruli Kunjungi Toba, Bupati Apresiasi Program Bakti TNI AD yang Hadirkan Manfaat Nyata*
Bupati Majalengka Pimpin Upacara Hari Lahir Pancasila 2026, Ajak Masyarakat Jadikan Pancasila Ideologi yang Hidup.
Polsek Torgamba Gelar Silaturahmii Dengan TNI, Insan Pers dan Perusahaan BUMN, Demi Harkamtibmas Kondusif
Berita ini 73 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 16:19

Oknum Kepala Desa,Oknum Babinsa Dan Oknum Wartawan Interpensi Jurnalis Pembuat Berita Dugaan Pungli 

Rabu, 17 Juni 2026 - 10:44

GEGER! Ayah Kandung di Banyusari Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur, Pelaku Ditahan Polisi

Senin, 15 Juni 2026 - 11:21

Pujabakti Waisak 2570 TB di Candi Jiwa Batujaya, Simbol Toleransi dan Pelestarian Budaya Karawang

Sabtu, 13 Juni 2026 - 19:27

Anak Muda Jadi Target Utama Penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu, BPOM Bunyikan Alarm Bahaya

Kamis, 11 Juni 2026 - 21:46

Paturay Tineung SMPN 8 Karawang Barat, Momen Haru dan Penuh Prestasi Lepas Siswa Tahun Ajaran 2025/2026

Berita Terbaru