GARUDAPOST.ID – Ketua Gerakan Ekonomi Kreatif Provinsi Papua Pegunungan, Yoyo Iwik Sriyoto, S.Sos., M.Si, menegaskan pentingnya kemandirian ekonomi bagi generasi muda Papua Pegunungan di tengah terbatasnya lapangan kerja sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN).
Pernyataan tersebut disampaikan Yoyo dalam kapasitasnya sebagai ketua BP3OKP Papua Produktif yang membidangi ekonomi kreatif, menyusul kunjungan Ketua Pencaker Forum Pribumi Papua Pegunungan, Yusuf Jikwa, bersama pengurusnya ke kantor BP3OKP Papua Produktif, pada Selasa (07/04/2026).
Dalam pertemuan tersebut, Yoyo mengapresiasi langkah Forum Pencaker Pribumi Papua Pegunungan yang dinilai sebagai upaya positif dalam membangun sinergi pengembangan sumber daya manusia, khususnya bagi para pencari kerja di wilayah Papua Pegunungan.
Menurut Yoyo, peningkatan jumlah lulusan pendidikan, baik dari jenjang SMA/SLTA hingga perguruan tinggi (S1 dan S2), belum sebanding dengan ketersediaan lapangan kerja, khususnya di sektor ASN yang hingga kini masih menunggu kebijakan pemerintah pusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Kita tidak boleh hanya bergantung pada satu harapan, yaitu menjadi ASN. Kondisi ini harus menjadi refleksi bersama untuk membuka peluang di sektor lain,” tegasnya.
Ia menilai, aksi penyampaian aspirasi atau demonstrasi merupakan hak setiap warga negara, namun tidak boleh dijadikan satu-satunya jalan dalam memperjuangkan masa depan.
Lebih lanjut, Yoyo mendorong generasi muda Papua Pegunungan untuk mulai melirik berbagai peluang strategis di sektor lain, seperti Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), dunia usaha, serta pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
“Kenapa kita tidak mulai memperjuangkan agar orang asli Papua bisa menjadi pimpinan, bahkan direktur di perusahaan BUMN? Kita harus berani bermimpi besar dan tampil sebagai pelaku utama di sektor ekonomi,” ujarnya.
Selain itu, ia juga menyoroti besarnya potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan, mulai dari digitalisasi dan konten kreatif, pengolahan hasil pertanian dan peternakan, hingga pemanfaatan sumber daya alam berbasis inovasi.
Menurutnya, yoyo memiliki kekayaan alam yang melimpah, sehingga dibutuhkan kreativitas dan semangat kewirausahaan untuk mengelola potensi tersebut secara optimal.
BP3OKP Papua Produktif, lanjut Yoyo, siap mengambil peran aktif dalam mendukung generasi muda melalui pembinaan, pendampingan, serta membuka ruang kolaborasi lintas sektor.
“Kami siap menjadi mitra bagi generasi muda Papua Pegunungan untuk berkembang dan menciptakan peluang kerja secara mandiri,” katanya.
Ia juga mendorong pemerintah agar terus hadir memberikan dukungan kebijakan dan fasilitas guna memastikan potensi generasi muda Papua dapat berkembang secara maksimal.
Di akhir pernyataannya, Yoyo mengajak generasi muda untuk tidak hanya menunggu peluang, tetapi mulai menciptakan peluang melalui karya dan usaha.
“Jangan hanya menunggu, tapi mulai bergerak. Jangan hanya berharap, tapi mulai menciptakan. Saatnya orang asli Papua menjadi tuan di negerinya sendiri dan mandiri secara ekonomi,” pungkasnya.
Penulis : (Nelson surabut)
Editor : Yulianus Sorabut
Sumber Berita: https//:Garudapost.id


























