Dituduh Curi Rp50 Ribu, HP Ditahan & Data Pribadi Disebar, Karyawan Bilyard Lapor Cak Sam  

Minggu, 26 April 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Garudapost.id | Palangka Raya – Seorang pemuda berinisial Kumbang (20), karyawan Rumah Bilyard di Palangka Raya, mencari keadilan ke Cak Sam Polda Kalteng. Ia menjadi korban penuduhan palsu, perlakuan sewenang-wenang, hingga pencemaran nama baik oleh oknum karyawan bengkel, Sabtu (25/4/2026).

Dalam pengaduannya, Kumbang menceritakan bahwa dirinya dituduh mencuri uang sebesar Rp50.000 oleh pelaku bernama Tawon (18). Tuduhan itu dilontarkan tanpa bukti dan saksi yang jelas, hanya karena kunci motor pelaku disimpan di kosan yang ditempati bersama.

“Saya tidak merasa mencuri sama sekali, tapi dia tetap bersikeras menuduh saya. Karena saya membantah, dia marah dan menahan HP saya, bahkan menyebarkan data pribadi saya seperti KTP dan Kartu Keluarga ke mana-mana,” curhat Kumbang dengan nada kecewa.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak hanya itu, Kumbang juga dihina dengan kata-kata kasar dan dilabeli dengan sebutan yang merendahkan martabatnya (“Boti”) di depan umum dan teman-temannya.

Menanggapi laporan tersebut, Cak Sam segera mempertemukan kedua belah pihak. Uniknya, dalam pertemuan mediasi dan pembinaan tersebut, Tawon datang didampingi oleh empat orang temannya.

Dalam arahannya, Cak Sam menegaskan bahaya menuduh orang lain tanpa bukti kuat serta melanggar hak privasi seseorang.

“Jangan suka menuduh orang lain kalau belum ada bukti yang sah dan saksi yang jelas. Menyebarkan data pribadi orang lain dan menghina itu bukan tindakan yang benar, itu melanggar hukum dan bisa diproses secara hukum,” tegas Cak Sam.

Mendapat pembinaan dan pemahaman tersebut, Tawon akhirnya menyadari kesalahannya. Ia pun meminta maaf secara langsung kepada Kumbang dan berjanji akan menghapus semua data yang disebarkan serta tidak akan mengulangi perbuatannya lagi.

Narasumber : Cak Sam

Editor : Priadi Garudapost.id

Facebook Comments Box

Berita Terkait

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh
Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  
Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap
Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga
54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ditengah Kemarau Panjang Masyarakat Kobar Selain Krisis Air Bersih Juga Harus Menghirup Asap Karhutla Dan Langkanya BBM
Ketua DPC GPD Alur Barito Bersama Jajaran PAC Muara Tuhup Gelar Pertemuan 
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 15 Oktober 2026 - 17:38

Puluhan Warga Dari 15 Desa Gelar Aksi Damai Di Pangkalan Bun, Desak Penanganan KARHUTLA Secara Serius Dan Menyeluruh

Kamis, 15 Oktober 2026 - 12:06

Saudara Selpani Resmi Berislam,Kini Dikenal Dengan Nama Selpani Safiyyah  

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:15

Camat Kotawaringin Lama Ungkap Api Karhutla Mendekati Permukiman, Pos Pelayanan Kesehatan Didirikan untuk Warga Terdampak Asap

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:16

Karhutla Kepung Kotawaringin Barat, Relawan Kewalahan dan Api Dikabarkan Mendekati Permukiman Warga

Minggu, 11 Oktober 2026 - 18:53

54 Ribu Hektare Kawasan Taman Nasional Tanjung Puting Terbakar, Relawan Memohon Bantuan Water Bombing kepada Pemerintah

Berita Terbaru